Blog tentang perjalanan karir, bisnis dan pergulatan batin

Jumat, 30 Juni 2023

Rancangan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dengan Laravel



Dalam pengembangan SIMRS menggunakan Laravel, desain database merupakan salah satu aspek teknis yang penting untuk diperhatikan. Desain database harus dibuat secara cermat dan terstruktur, sehingga dapat mendukung fungsionalitas SIMRS dengan baik. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam desain database SIMRS adalah:

Identifikasi entitas: Identifikasi entitas yang terkait dengan SIMRS, seperti pasien, dokter, jadwal dokter, obat, dan lain-lain.

Relasi antar entitas: Tentukan relasi antar entitas, seperti relasi one-to-one, one-to-many, atau many-to-many, yang akan membantu membangun struktur database yang efisien dan terstruktur.

Desain skema database: Setelah entitas dan relasi antar entitas teridentifikasi, langkah selanjutnya adalah membuat desain skema database yang terstruktur, termasuk tabel-tabel, kolom-kolom, dan kunci-kunci asing.

Penggunaan ORM: Laravel menyediakan fitur ORM (Object-Relational Mapping) yang memungkinkan pengembang untuk mengakses dan memanipulasi data dalam database secara mudah dan efisien. Dalam penggunaan ORM, pengembang dapat menggunakan sintaks PHP yang mudah dipahami untuk memanipulasi data dalam database.

Optimalisasi database: Setelah database selesai dibuat, pengembang perlu melakukan optimalisasi database untuk memastikan kinerja SIMRS yang optimal. Beberapa cara untuk melakukan optimalisasi database adalah dengan melakukan indexing, normalisasi database, dan pengaturan konfigurasi database.

Selain desain database, rancangan tampilan atau user interface (UI) juga merupakan aspek teknis yang penting dalam pengembangan SIMRS menggunakan Laravel. Rancangan tampilan harus dibuat secara intuitif dan mudah dipahami oleh pengguna, sehingga pengguna dapat dengan mudah mengakses dan menggunakan fitur-fitur SIMRS. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam rancangan tampilan SIMRS adalah:

Identifikasi kebutuhan pengguna: Pengembang harus memahami kebutuhan pengguna dalam penggunaan SIMRS, sehingga dapat membuat rancangan tampilan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Penempatan elemen tampilan: Penempatan elemen tampilan seperti tombol, menu, dan form harus dipikirkan dengan matang untuk mempermudah pengguna dalam mengakses fitur-fitur SIMRS.

Penggunaan warna dan grafis: Penggunaan warna dan grafis dalam rancangan tampilan juga perlu dipikirkan secara matang untuk membuat tampilan yang menarik dan mudah dipahami oleh pengguna.

Responsif: Rancangan tampilan SIMRS harus responsif atau dapat menyesuaikan ukuran layar pengguna, sehingga pengguna dapat mengakses SIMRS dari berbagai perangkat.

User testing: Sebelum mengimplementasikan rancangan tampilan, sebaiknya dilakukan user testing terhadap beberapa pengguna untuk mendapatkan masukan dan saran terkait rancangan tampilan yang dibuat.

Dalam pengembangan SIMRS menggunakan Laravel, perancangan database dan tampilan merupakan dua aspek teknis yang saling terkait dan penting untuk diperhatikan. Dengan membuat desain database dan tampilan yang terstruktur dan intuitif, pengembang dapat membangun SIMRS yang efisien dan mudah digunakan oleh pengguna.


Shar
Share:

Kamis, 29 Juni 2023

Sumber Belajar Material Design

Sumber utama untuk Material Design adalah dokumentasi resmi yang disediakan oleh Google. Google memiliki situs web resmi untuk Material Design yang berisi pedoman desain, komponen, pola, dan prinsip-prinsip yang harus diikuti dalam mengembangkan antarmuka pengguna menggunakan Material Design.
kursus komputer


Berikut adalah beberapa sumber yang bisa digunakan untuk mempelajari dan menerapkan Material Design:

Material Design Guidelines: Ini adalah sumber utama yang disediakan oleh Google. Material Design Guidelines merupakan dokumen resmi yang menjelaskan prinsip-prinsip desain, pedoman tata letak, tipografi, ikon, animasi, dan banyak lagi. Anda dapat mengaksesnya di situs web resmi Material Design: https://material.io/design

Material Components for Flutter: Jika Anda tertarik menggunakan Material Design dalam pengembangan aplikasi Flutter, Anda dapat mempelajari dan menggunakan komponen-komponen Material Design yang disediakan oleh Flutter. Dokumentasi resmi Flutter menyediakan panduan penggunaan komponen Material Design dalam Flutter: https://flutter.dev/docs/development/ui/widgets/material

Contoh Aplikasi Material Design: Google juga menyediakan contoh-contoh aplikasi Material Design yang dapat menjadi referensi dan sumber inspirasi dalam mengembangkan aplikasi. Anda dapat menemukan contoh-contoh ini di situs web Material Design Gallery: https://material.io/design/material-studies

Komunitas dan Tutorial: Ada banyak tutorial, artikel, dan sumber daya online yang dibagikan oleh komunitas pengembang yang menggunakan Material Design. Situs web seperti Medium, YouTube, dan blog pengembangan Flutter adalah sumber yang baik untuk mempelajari implementasi Material Design dalam pengembangan aplikasi.

Selain sumber-sumber di atas, Google secara teratur memperbarui dan mempublikasikan materi baru terkait Material Design. Oleh karena itu, penting untuk tetap mengikuti perkembangan terbaru dan sumber-sumber resmi untuk mendapatkan pengetahuan yang akurat dan terbaru tentang Material Design.




Share:

Rabu, 28 Juni 2023

Material Design Siapa di balik design google yang ikonik ini

Material Design dikembangkan oleh tim desain Google yang dipimpin oleh Matías Duarte. Matías Duarte adalah seorang desainer antarmuka pengguna yang terkenal, yang sebelumnya bekerja di Palm dan BlackBerry sebelum bergabung dengan Google pada tahun 2013. Dia bertanggung jawab atas pengembangan Material Design dan memimpin tim desain yang bekerja untuk menciptakan standar desain yang baru dan modern.
material design


Tim desain Google bekerja keras untuk mengembangkan konsep dan prinsip-prinsip desain Material Design, serta mengimplementasikannya di berbagai produk dan platform Google, termasuk Android. Material Design dirilis secara resmi oleh Google pada tahun 2014 dan sejak itu menjadi panduan desain yang sangat populer di kalangan pengembang aplikasi.

Tujuan Material Design adalah menyediakan pedoman desain yang konsisten, menarik, dan intuitif untuk antarmuka pengguna di berbagai platform. Desain ini menggabungkan elemen-elemen visual, animasi, dan interaksi yang memberikan pengalaman pengguna yang baik dan konsisten di seluruh produk Google.

Material Design telah menjadi fondasi bagi banyak aplikasi dan situs web modern, tidak hanya di platform Google, tetapi juga di platform lainnya. Banyak pengembang dan desainer di seluruh dunia telah mengadopsi Material Design dalam pembuatan produk mereka karena tampilannya yang modern, efek yang halus, dan prinsip desain yang mudah dipahami.

Jadi, dapat dikatakan bahwa Material Design adalah hasil kolaborasi dan pengembangan yang dilakukan oleh tim desain Google di bawah kepemimpinan Matías Duarte, yang bertujuan untuk menciptakan panduan desain yang menarik dan konsisten untuk antarmuka pengguna.




Share:

Selasa, 27 Juni 2023

Hot Reload FLutter ada juga di React Native ??

Hot Reload adalah salah satu fitur yang paling menarik dalam Flutter. Ini memungkinkan pengembang untuk melihat perubahan yang mereka buat dalam kode secara langsung di aplikasi yang sedang berjalan, tanpa perlu melakukan rebuild atau restart aplikasi. Ketika Anda membuat perubahan dalam kode Flutter, seperti mengubah teks, mengganti warna, atau menambahkan widget baru, Anda dapat dengan cepat melihat hasilnya langsung di emulator atau perangkat fisik Anda.


Proses hot reload bekerja dengan cara mengganti bagian kode yang berubah secara langsung dalam aplikasi yang sedang berjalan, tanpa mengganggu keadaan aplikasi yang ada. Ini memungkinkan pengembang untuk melihat perubahan secara real-time dan membuat iterasi cepat dalam proses pengembangan. Fitur ini sangat bermanfaat dalam pengembangan UI, karena Anda dapat melihat efek dari perubahan desain dengan cepat dan menyesuaikan tampilan secara langsung.

Dalam Flutter, untuk menggunakan hot reload, Anda cukup menekan tombol "R" di terminal atau menggunakan opsi hot reload yang tersedia di lingkungan pengembangan, seperti dalam Android Studio atau Visual Studio Code. Setelah perubahan disimpan, Flutter akan secara otomatis memperbarui tampilan aplikasi dengan perubahan yang baru.

Sedangkan untuk React Native:
React Native juga memiliki fitur yang mirip dengan hot reload yang disebut "Fast Refresh". Konsepnya mirip dengan hot reload di Flutter, di mana pengembang dapat melihat perubahan yang mereka buat dalam kode langsung di aplikasi yang berjalan. Namun, ada perbedaan dalam cara implementasinya.

Dalam React Native, proses Fast Refresh dilakukan dengan cara mengganti komponen yang berubah secara langsung dalam aplikasi yang sedang berjalan, tanpa perlu melakukan rebuild atau restart aplikasi. Pengembang dapat melihat perubahan UI secara langsung saat mereka mengedit kode, dengan perubahan yang diaplikasikan dengan cepat.

Untuk menggunakan Fast Refresh dalam React Native, Anda dapat menekan tombol "R" dua kali pada emulator atau perangkat fisik Anda, atau menggunakan opsi Fast Refresh yang tersedia dalam alat pengembangan seperti Metro Bundler.

Baik Hot Reload di Flutter maupun Fast Refresh di React Native membantu mempercepat proses pengembangan aplikasi dengan memungkinkan pengembang untuk melihat perubahan dengan cepat dan melakukan iterasi yang lebih mudah. Ini memungkinkan pengembang untuk lebih responsif terhadap perubahan dan mempercepat waktu pengembangan aplikasi.




Share:

Peran github dalam perkembangan teknologi 20 tahun terakhir

GitHub adalah sebuah platform kolaborasi pengembangan software yang sangat populer di dunia. Platform ini memungkinkan para pengembang untuk menyimpan, berbagi, dan mengelola kode sumber dari proyek-proyek software yang mereka kembangkan. GitHub menggunakan teknologi Git yang dikembangkan oleh Linus Torvalds untuk mengelola versi dari kode sumber.


Dalam perkembangannya, GitHub telah membantu mempercepat pengembangan software dan mendorong kolaborasi antara para pengembang. Para pengembang dapat berkolaborasi dalam proyek-proyek open source dan membuat kontribusi untuk pengembangan software secara bersama-sama. Hal ini telah mempercepat pengembangan software dan mendorong inovasi dalam industri teknologi.

Selain itu, GitHub juga telah memengaruhi perkembangan AI seperti yang kita lihat sekarang ini. GitHub telah menjadi tempat yang populer bagi para pengembang untuk membagikan dan berkolaborasi dalam pengembangan proyek-proyek AI. Banyak proyek AI yang tersedia di GitHub dan banyak pengembang yang berkontribusi dalam pengembangan proyek-proyek tersebut.

Kontribusi para pengembang dalam pengembangan proyek-proyek AI di GitHub telah mempercepat perkembangan teknologi AI. Banyak algoritma dan model AI yang tersedia di GitHub dan dapat digunakan oleh para pengembang untuk membangun aplikasi dan sistem AI yang lebih canggih dan kompleks.

Dengan begitu, GitHub telah memainkan peran penting dalam mempercepat perkembangan teknologi AI dan mendorong kolaborasi antara para pengembang. Hal ini membuktikan bahwa kolaborasi dan berbagi informasi antara para pengembang dapat mempercepat perkembangan teknologi dan mendorong inovasi di dunia teknologi
Share:

Minggu, 25 Juni 2023

Material Design di Flutter kenapa merupakan hal yang menarik di flutter?

Material Design adalah desain antarmuka pengguna yang dikembangkan oleh Google. Di Flutter, penggunaan Material Design menjadi salah satu kelebihan yang menarik untuk anak muda yang ingin membuat aplikasi mobile yang modern dan eye-catching.


Material Design membawa konsep desain yang segar, berwarna, dan interaktif. Desain ini memiliki prinsip-prinsip seperti efek bayangan, animasi yang halus, elemen geometris yang bersih, dan tipografi yang menarik. Material Design memberikan tampilan yang seragam dan konsisten di berbagai platform seperti Android, iOS, web, dan desktop.

Penggunaan Material Design di Flutter memberikan beberapa keuntungan bagi anak muda yang ingin mengembangkan aplikasi:

Tampilan yang Menarik: Material Design menawarkan antarmuka pengguna yang modern dan menarik. Dengan menggunakan widget dan komponen Material Design yang disediakan oleh Flutter, anak muda dapat dengan mudah membuat tampilan aplikasi yang keren dan estetis secara visual.

Fleksibilitas dan Kustomisasi: Material Design memberikan fleksibilitas dalam mengatur tata letak, warna, ikon, dan animasi. Flutter menyediakan sejumlah besar widget Material Design yang dapat disesuaikan dan dikombinasikan untuk menciptakan tampilan yang unik sesuai dengan keinginan anak muda.

Konsistensi Antarplatform: Material Design adalah standar desain yang digunakan secara luas di platform Android. Dengan menggunakan Material Design di Flutter, anak muda dapat membangun aplikasi yang memiliki tampilan yang konsisten di berbagai platform, termasuk Android, iOS, web, dan desktop. Hal ini memungkinkan mereka untuk mencapai audiens yang lebih luas dengan aplikasi mereka.

Dukungan Komunitas dan Sumber Daya: Material Design telah ada sejak lama dan memiliki komunitas yang aktif. Anak muda dapat dengan mudah menemukan sumber daya belajar, dokumentasi, tutorial, dan paket tambahan (packages) yang berhubungan dengan Material Design di Flutter. Komunitas yang kuat ini juga berarti mereka dapat berbagi pengetahuan, mempelajari tren desain terbaru, dan mendapatkan inspirasi dari pengembang lain.

Jadi, dengan menggunakan Material Design di Flutter, anak muda dapat mengembangkan aplikasi mobile yang modern, menarik, dan sesuai dengan tren desain saat ini. Mereka dapat mengeksplorasi kreativitas mereka dalam membangun tampilan aplikasi yang eye-catching dan memikat pengguna muda lainnya.
Share:

Sabtu, 24 Juni 2023

Alasan Personal kenapa pilih flutter ketimbang react native

Ada beberapa alasan mengapa belajar Flutter bisa dianggap lebih baik dibandingkan React Native:


Performa yang Lebih Baik: Flutter menggunakan rendering langsung (direct rendering) dengan menggunakan Dart untuk menggambar antarmuka pengguna. Ini berarti bahwa Flutter dapat mencapai performa yang lebih baik dibandingkan dengan React Native yang menggunakan jembatan JavaScript untuk menghubungkan komponen antarmuka pengguna dengan platform asli. Dengan performa yang lebih baik, aplikasi Flutter memiliki waktu respons yang lebih cepat dan pengalaman pengguna yang lebih mulus.

Antarmuka Pengguna Konsisten: Flutter menyediakan satu set widget yang kaya dan siap pakai yang disebut Material Design dan Cupertino. Material Design adalah desain antarmuka pengguna yang dikembangkan oleh Google, sementara Cupertino adalah desain antarmuka pengguna yang mirip dengan gaya iOS. Dengan Flutter, Anda dapat dengan mudah membuat antarmuka pengguna yang konsisten dan menarik di berbagai platform seperti Android, iOS, web, dan desktop.

Pengembangan Lebih Cepat: Flutter menyediakan hot reload, yang memungkinkan Anda melihat perubahan dalam kode secara instan tanpa perlu melakukan rebuild atau restart aplikasi. Fitur ini mempercepat siklus pengembangan dan memungkinkan pengembang untuk menguji dan melihat perubahan dengan cepat. Selain itu, Flutter menggunakan satu basis kode (single codebase), yang berarti Anda dapat mengembangkan aplikasi untuk platform yang berbeda hanya dengan menggunakan satu kode sumber. Ini mengurangi waktu dan upaya yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi multiplatform.

Komunitas yang Aktif: Flutter memiliki komunitas yang aktif dan berkembang pesat. Anda dapat dengan mudah menemukan dokumentasi, tutorial, sumber daya belajar, dan paket tambahan (packages) yang diperlukan untuk pengembangan aplikasi. Komunitas yang kuat ini juga berarti Anda dapat dengan mudah mendapatkan bantuan dan dukungan dari pengembang Flutter lainnya jika menghadapi masalah atau tantangan dalam pengembangan aplikasi.

Dukungan dari Google: Flutter dikembangkan dan didukung oleh Google, yang merupakan perusahaan teknologi ternama. Dukungan dari Google memberikan keyakinan bahwa Flutter akan terus berkembang dan ditingkatkan ke depannya. Selain itu, adanya dukungan dari Google juga berarti ada peluang karir yang lebih baik dan permintaan yang tinggi untuk pengembang Flutter.

Meskipun ada banyak alasan untuk memilih Flutter, pilihan antara Flutter dan React Native tergantung pada preferensi dan kebutuhan Anda sebagai pengembang. Jika Anda sudah memiliki pengetahuan atau pengalaman dalam JavaScript atau React, React Native mungkin lebih cocok untuk Anda. Namun, jika Anda ingin memiliki kontrol lebih besar terhadap performa, mengembangkan aplikasi multiplatform dengan cepat, dan memiliki antarmuka pengguna yang konsisten, maka Flutter adalah pilihan yang baik.




Share:

Jumat, 23 Juni 2023

Mengatasi Kebingungan dalam javascript

Pada dasarnya, setiap teknologi memiliki perannya masing-masing dalam pengembangan aplikasi web. Meskipun terkesan serupa, AJAX, Vue.js, Node.js, Javascript dan JQuery memiliki fokus dan fitur yang berbeda-beda.
javascript galih setiawan


AJAX digunakan untuk memperbarui informasi di halaman web tanpa harus melakukan refresh halaman. Teknologi ini memungkinkan pengiriman permintaan ke server secara asynchronous dan menerima respons tanpa harus me-refresh seluruh halaman web. Hal ini memungkinkan aplikasi web menjadi lebih responsif dan interaktif.

Vue.js, di sisi lain, adalah framework front-end Javascript yang digunakan untuk membangun aplikasi web interaktif dan efisien. Vue.js memiliki fitur seperti two-way data binding, event handling, dan reusable components yang memudahkan pengembang dalam membangun aplikasi web dengan cepat dan efisien.

Node.js adalah platform back-end yang memungkinkan developer untuk mengembangkan server-side aplikasi menggunakan Javascript. Dibandingkan dengan teknologi back-end lainnya, Node.js memiliki keunggulan dalam hal performa dan skalabilitas.

Javascript adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat website interaktif dan dinamis. Javascript dapat digunakan untuk membuat efek animasi, validasi form, dan berbagai fungsi interaktif lainnya yang dapat membuat pengalaman pengguna menjadi lebih menyenangkan.

JQuery adalah library Javascript yang mempermudah pengembangan web. Dengan JQuery, pengembang dapat memanipulasi dan mengakses elemen HTML, membuat efek animasi, dan berbagai fungsi interaktif lainnya dengan lebih mudah dan cepat.

Dalam pengembangan aplikasi web, setiap teknologi memegang peran penting dalam membangun aplikasi yang berkualitas dan efisien. AJAX memungkinkan aplikasi web menjadi lebih responsif dan interaktif, Vue.js memudahkan pengembang dalam membangun aplikasi web dengan cepat dan efisien, Node.js memungkinkan pengembangan aplikasi back-end yang performa dan skalabilitasnya tinggi, Javascript digunakan untuk membuat website interaktif dan dinamis, dan JQuery mempermudah pengembangan web.

Dengan memahami peran dan fungsinya masing-masing, pengembang dapat memilih teknologi yang tepat sesuai dengan kebutuhan aplikasi yang dibangun. Misalnya, jika ingin membangun aplikasi web dengan tampilan yang interaktif, Vue.js dan JQuery dapat digunakan untuk mempercepat pengembangan aplikasi. Sedangkan jika ingin membangun aplikasi back-end yang performa danskalabilitasnya tinggi, Node.js dapat dijadikan pilihan.

Dengan membedakan peran dan fungsinya, pengembang dapat memilih teknologi yang tepat dan mengoptimalkan penggunaannya dalam pengembangan aplikasi web. Hal ini akan mempermudah pengembangan aplikasi dan meningkatkan kualitas serta performa dari aplikasi yang dibangun.

Kesimpulannya, AJAX, Vue.js, Node.js, Javascript, dan JQuery memiliki peran dan fungsinya masing-masing dalam pengembangan aplikasi web. Penting untuk membedakan peran dan fungsinya agar pengembang dapat memilih teknologi yang tepat sesuai dengan kebutuhan aplikasi yang dibangun. Dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi yang tepat, pengembang dapat membangun aplikasi web yang berkualitas dan efisien.
Share:

Kamis, 22 Juni 2023

Konsep Widget di Flutter

Di Flutter, widget adalah komponen dasar yang digunakan untuk membangun antarmuka pengguna (UI) dalam aplikasi. Widget adalah bagian terkecil dari antarmuka pengguna yang dapat berinteraksi dan memiliki tampilan visual yang dapat diubah.

Ada dua jenis widget dalam Flutter:

Stateless Widget:
Stateless widget adalah widget yang tidak memiliki keadaan internal (state). Artinya, widget ini tidak dapat berubah setelah dibuat. Stateless widget menggambarkan komponen UI statis yang tidak berubah berdasarkan faktor-faktor eksternal. Contoh stateless widget adalah tombol, teks, gambar, dan sebagainya.


Contoh penggunaan StatelessWidget:

Stateful Widget:
Stateful widget adalah widget yang memiliki keadaan internal (state) yang dapat berubah selama masa hidup widget. Keadaan ini dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti interaksi pengguna atau perubahan data. Stateful widget digunakan ketika Anda ingin memperbarui tampilan widget secara dinamis berdasarkan perubahan keadaan.
Contoh penggunaan StatefulWidget:



Dalam contoh di atas, kita menggunakan StatefulWidget untuk membangun aplikasi hitung sederhana. Saat tombol ditekan, _counter akan bertambah satu, dan dengan menggunakan setState, widget diperbarui untuk menampilkan nilai yang baru.

Widget dapat dibangun secara hirarkis dan saling berinteraksi untuk membentuk tampilan UI yang lengkap. Flutter menggunakan pendekatan "everything is a widget", di mana bahkan elemen dasar seperti teks atau gambar juga merupakan widget. Hal ini memungkinkan Anda untuk membangun UI yang kompleks dengan menggabungkan dan menyusun widget secara hierarkis.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca promosi kursus komputer di Sukoharjo. Saya sangat merekomendasikan kursus ini kepada Anda untuk meningkatkan kemampuan komputer Anda dan meningkatkan prospek karir Anda di masa depan. Jangan ragu untuk mendaftar sekarang dan bergabung dengan komunitas belajar yang aktif dan bersemangat. Dengan dukungan instruktur yang berpengalaman dan materi yang terstruktur dengan baik, Anda akan memiliki pengalaman belajar yang berharga dan membantu Anda mencapai tujuan Anda. Terima kasih dan sampai jumpa di cumangitu!

Share:

Rabu, 21 Juni 2023

vue js, jquery , ajax, dan javacript apa itu ? Bingung Baca ini

Dalam pengembangan web, seringkali kita mendengar beberapa istilah seperti Vue.js, Javascript, Node.js, JQuery, dan AJAX. Namun, bagi orang yang baru terjun ke dunia pengembangan web, seringkali kebingungan dalam memahami perbedaan antara semua istilah tersebut. Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang masing-masing istilah dan bagaimana mengatasi kebingungan antara mereka.

Vue.js
Vue.js adalah framework Javascript yang digunakan untuk membangun aplikasi web single-page (SPA) yang interaktif dan efisien. Vue.js memiliki fitur-fitur seperti two-way data binding, event handling, dan reusable components yang memudahkan developer dalam membangun aplikasi web dengan cepat dan efisien.

Javascript
Javascript adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat website interaktif dan dinamis. Javascript dapat digunakan untuk membuat efek animasi, validasi form, dan berbagai fungsi interaktif lainnya yang dapat membuat pengalaman pengguna menjadi lebih menyenangkan.
galih setiawan javascript


Node.js
Node.js adalah platform yang memungkinkan developer untuk mengembangkan server-side aplikasi menggunakan Javascript. Dengan Node.js, developer dapat membuat aplikasi web dengan backend yang responsif dan cepat. Node.js juga memungkinkan developer untuk mengembangkan aplikasi real-time dan scalable yang dapat menangani jumlah pengguna yang besar.

JQuery
JQuery adalah library Javascript yang sangat populer dan sering digunakan oleh developer untuk mempermudah pengembangan web. JQuery memudahkan developer dalam memanipulasi dan mengakses elemen HTML, membuat efek animasi, dan berbagai fungsi interaktif lainnya.

AJAX
AJAX (Asynchronous Javascript and XML) adalah teknologi yang memungkinkan akses data dari server tanpa harus melakukan reload halaman. Dengan menggunakan AJAX, developer dapat membuat aplikasi web yang lebih responsif dan interaktif, serta meningkatkan pengalaman pengguna.

Untuk mengatasi kebingungan antara semua istilah tersebut, sebaiknya fokus pada pemahaman konsep dasar dari masing-masing istilah. Vue.js adalah sebuah framework Javascript yang digunakan untuk membangun aplikasi web interaktif dan efisien. Javascript adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat website interaktif dan dinamis. Node.js adalah platform yang memungkinkan developer untuk mengembangkan server-side aplikasi menggunakan Javascript. JQuery adalah library Javascript yang mempermudah pengembangan web. Sedangkan AJAX adalah teknologi yang memungkinkan akses data dari server tanpa harus melakukan reload halaman.

Penting untuk memahami bahwa Vue.js, Javascript, Node.js, JQuery, dan AJAX semuanya adalah teknologi yang berbeda namun saling terkait. Vue.js menggunakan Javascript sebagai bahasa pemrogramannya, sedangkan Node.js merupakan platform yang memungkinkan pengembangan server-side aplikasi menggunakan Javascript. JQuery dapat digunakan bersama dengan Javascript untuk mempermudah pengembangan web, sedangkan AJAX digunakan untuk meningkatkan responsivitas dan interaktivitas dari aplikasi web.

Untuk mengatasi kebingungan antara semua istilah tersebut, sebaiknya mulai dengan memahami konsep dasar dari masing-masing teknologi dan bagaimana mereka saling terkait. Lakukan juga praktik langsung dengan membuat beberapa proyek kecil menggunakan teknologi tersebut untuk memperdalam pemahaman dan menguasai penggunaan teknologi tersebut.

Kesimpulan

Vue.js, Javascript, Node.js, JQuery, dan AJAX adalah teknologi yang digunakan dalam pengembangan web. Vue.js digunakan untuk membangun aplikasi web interaktif dan efisien. Javascript adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat website interaktif dan dinamis. Node.js adalah platform yang memungkinkan pengembangan server-side aplikasi menggunakanJavascript. JQuery adalah library Javascript yang mempermudah pengembangan web, sedangkan AJAX digunakan untuk meningkatkan responsivitas dan interaktivitas dari aplikasi web. Untuk mengatasi kebingungan antara semua istilah tersebut, penting untuk memahami konsep dasar dari masing-masing teknologi dan bagaimana mereka saling terkait. Dengan menguasai teknologi tersebut, developer dapat membangun aplikasi web yang lebih interaktif, dinamis, dan efisien.

Share:

Selasa, 20 Juni 2023

Kenapa harus belajar flutter

flutter



Flutter memiliki keunggulan yang menonjol dalam pembuatan aplikasi mobile. Selain mendukung berbagai platform seperti Android, iOS, web, dan desktop, Flutter juga menawarkan antarmuka (tampilan) yang menarik dengan menggunakan desain material. Berikut adalah beberapa penjelasan singkat mengenai kelebihan Flutter:

Cross-platform: Flutter memungkinkan pengembangan aplikasi yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk Android, iOS, web, dan desktop. Dengan menggunakan satu kode sumber, pengembang dapat membuat aplikasi yang konsisten dan dapat dijalankan di berbagai perangkat, sehingga menghemat waktu dan sumber daya.

Antarmuka Menarik: Flutter menggunakan desain material, yang merupakan panduan desain yang dikembangkan oleh Google untuk menciptakan tampilan yang konsisten, menarik, dan intuitif. Dengan Flutter, pengembang dapat dengan mudah membuat antarmuka yang menawan dan profesional dengan menggunakan widget dan elemen desain yang telah disediakan.

Kinerja Tinggi: Flutter menggunakan mesin rendering sendiri yang disebut Skia untuk menggambar tampilan secara langsung pada perangkat. Hal ini menghasilkan kinerja yang sangat cepat dan responsif, sehingga penggunaan aplikasi terasa mulus tanpa adanya jeda atau lag yang mengganggu.

Hot Reload: Fitur hot reload pada Flutter memungkinkan pengembang untuk melihat perubahan yang dilakukan secara langsung pada aplikasi dalam waktu nyata. Dengan melakukan perubahan pada kode, pengembang dapat langsung melihat hasilnya tanpa perlu memuat ulang atau menjalankan ulang aplikasi secara manual. Hal ini mempercepat siklus pengembangan dan memudahkan eksperimen serta iterasi cepat.

Komunitas dan Dukungan: Flutter memiliki komunitas yang aktif dan berkembang pesat, yang berarti terdapat banyak sumber daya, tutorial, dan paket yang tersedia untuk membantu pengembang dalam mempelajari dan mengembangkan aplikasi Flutter. Selain itu, Flutter didukung oleh Google, sehingga pengembang dapat mengandalkan dukungan dan pembaruan berkala dari tim pengembangnya.

Kelebihan-kelebihan di atas membuat Flutter menjadi pilihan populer bagi para pengembang dalam membangun aplikasi mobile. Dengan kemampuan cross-platform, antarmuka menarik, kinerja tinggi, fitur hot reload, dan dukungan komunitas yang kuat, Flutter memberikan pengalaman pengembangan yang menyenangkan dan efisien.





Share:

Senin, 19 Juni 2023

Kenapa harus belajar javascript padahal uda paham bahasa pemrograman lain ?

Dalam industri teknologi informasi, bahasa pemrograman Javascript telah menjadi bahasa yang sangat populer dan sering digunakan oleh para developer. Bahasa pemrograman ini memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya menjadi pilihan utama dalam pengembangan aplikasi web dan mobile. Berikut adalah beberapa alasan mengapa penting untuk memahami dan menguasai bahasa pemrograman Javascript.
Javascript


Membuat User Interface yang Interaktif
Salah satu kelebihan dari bahasa pemrograman Javascript adalah kemampuannya untuk membuat user interface yang interaktif dan menarik. Dalam pengembangan aplikasi web dan mobile, user interface yang baik dan interaktif sangat penting untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Dengan Javascript, developer dapat membuat efek animasi, validasi form, dan berbagai fungsi interaktif lainnya yang dapat membuat pengalaman pengguna menjadi lebih menyenangkan.

Membuat Server
Selain untuk membuat user interface, bahasa pemrograman Javascript juga dapat digunakan untuk membuat server. Node.js adalah platform yang memungkinkan developer untuk mengembangkan server-side aplikasi menggunakan Javascript. Dengan Node.js, developer dapat membuat aplikasi web dengan backend yang responsif dan cepat, sehingga meningkatkan performaaplikasi secara keseluruhan.

Paham Pemakaian Command Line
Penguasaan bahasa pemrograman Javascript juga dapat membantu developer dalam memahami dan menguasai pemakaian command line. Dalam pengembangan aplikasi, command line digunakan untuk melakukan berbagai tugas seperti instalasi, konfigurasi, dan deployment aplikasi. Dengan memahami dan menguasai pemakaian command line, developer dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam pengembangan aplikasi.

Aplikasi Sangat Interaktif
Aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman Javascript memiliki keunggulan dalam interaktivitas yang tinggi. Hal ini dikarenakan bahasa pemrograman ini dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi dengan fitur-fitur interaktif seperti drag and drop, autocomplete, dan lain sebagainya. Keunggulan ini membuat pengalaman pengguna menjadi lebih baik dan meningkatkan nilai tambah dari aplikasi yang dikembangkan.

Kemudahan Lainnya
Bahasa pemrograman Javascript juga memiliki kemudahan lainnya dalam pengembangan aplikasi. Misalnya, bahasa pemrograman ini bersifat case-sensitive yang memungkinkan developer untuk membuat kode yang lebih efisien dan mudah di-maintain. Selain itu, bahasa pemrograman Javascript juga memiliki banyak library dan framework yang dapat memudahkan developer dalam membangun aplikasi web dan mobile yang kompleks.

Kesimpulan

Dalam dunia teknologi informasi, bahasa pemrograman Javascript merupakan bahasa yang sangat penting dan populer. Bahasa ini memiliki berbagai kelebihan seperti kemampuan membuat user interface yang interaktif, kemampuan membuat server dengan Node.js, kemampuan memahami dan menguasai pemakaian command line, keunggulan dalam interaktivitas, dan kemudahan lainnya dalam pengembangan aplikasi.

Oleh karena itu, penting bagi para developer untuk memahami dan menguasai bahasa pemrograman Javascript agar dapat membangun aplikasi web dan mobile yang berkualitas tinggi dan memenuhi kebutuhan pengguna. Dengan penguasaan bahasa pemrograman Javascript, developer dapat membuat aplikasi yang lebih menarik, responsif, dan efisien, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan nilai tambah dari aplikasi yang dibangun
Share:

Minggu, 18 Juni 2023

Contoh Penggunaan virtual DOM di React

DOM di React

Pada contoh di atas, kita memiliki komponen utama App yang memiliki sebuah state bernama counter yang awalnya diatur ke 0. Ketika tombol "Tambah" diklik, metode handleClick akan dipanggil, dan state counter akan diperbarui dengan menambahkan 1 ke nilai sebelumnya.

Selanjutnya, dalam metode render komponen App, kita menggunakan JSX untuk menampilkan judul, nilai counter dari state, dan sebuah tombol. Setiap kali state berubah, React akan menggunakan Virtual DOM untuk memperbarui hanya bagian yang terpengaruh, yaitu elemen yang menampilkan nilai counter.

Dengan menggunakan Virtual DOM, React secara cerdas melakukan perbandingan antara Virtual DOM sebelumnya dengan yang baru. Hanya elemen yang memiliki perubahan nilainya yang akan diperbarui pada DOM aktual. Dalam contoh ini, hanya nilai counter yang akan berubah pada tampilan ketika tombol diklik, sedangkan elemen lain tetap tidak berubah.

Melalui penggunaan Virtual DOM, React mengoptimalkan kinerja dengan meminimalkan manipulasi langsung pada DOM aktual, sehingga mempercepat proses pembaruan tampilan.

Ini hanya contoh sederhana dari penggunaan Virtual DOM dalam React. Dalam aplikasi yang lebih kompleks, Virtual DOM akan bekerja dengan lebih kompleks dan efisien untuk menangani perubahan yang lebih kompleks pada tampilan aplikasi web.





Share:

Sabtu, 17 Juni 2023

Virtual DOM (Document Object Model) di React

Apa itu Virtual DOM?
Sebelum kita membahas Virtual DOM, mari kita pahami terlebih dahulu konsep dasar DOM. DOM adalah representasi struktur tampilan sebuah halaman web yang dapat dimanipulasi menggunakan JavaScript. Setiap elemen di halaman web memiliki representasi dalam bentuk objek dalam DOM.


Virtual DOM adalah konsep yang diperkenalkan oleh React untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi dalam pembaruan tampilan aplikasi web. Virtual DOM adalah representasi ringan dari DOM aktual. Ketika ada perubahan dalam data atau state aplikasi, Virtual DOM digunakan untuk mencatat perubahan tersebut dan melakukan perbandingan dengan DOM aktual.

Mengapa Virtual DOM Penting?
Virtual DOM memiliki beberapa keuntungan penting dalam pembangunan aplikasi web:

Peningkatan Kinerja: Dengan menggunakan Virtual DOM, React dapat mengoptimalkan proses pembaruan tampilan. Daripada memperbarui langsung setiap perubahan ke DOM aktual, React memperbarui Virtual DOM terlebih dahulu. Setelah itu, React membandingkan Virtual DOM dengan DOM aktual dan hanya memperbarui elemen yang membutuhkan perubahan. Hal ini mengurangi jumlah manipulasi langsung pada DOM aktual, yang dapat menghemat waktu dan mempercepat rendering tampilan.

Responsivitas yang Lebih Baik: Dalam aplikasi web yang kompleks, perubahan yang sering terjadi pada tampilan dapat menjadi lambat dan menghambat responsivitas. Dengan menggunakan Virtual DOM, React dapat dengan cerdas mengelola pembaruan tampilan hanya pada bagian yang relevan. Hal ini memungkinkan aplikasi web untuk tetap meresponsif dan mengurangi lag yang mungkin terjadi saat interaksi pengguna.

Pemisahan Logika dan Tampilan: Virtual DOM memungkinkan pemisahan yang jelas antara logika aplikasi dan tampilan. Dalam pendekatan ini, pengembang dapat fokus pada penulisan kode bisnis dan pembaruan data, sementara React secara otomatis mengurus pembaruan tampilan melalui Virtual DOM. Ini membantu dalam pengembangan yang lebih terstruktur, memudahkan pemeliharaan kode, dan mempercepat proses pengembangan.

Share:

Jumat, 16 Juni 2023

Contoh Komponen di React

react Galih


Pada contoh di atas, kita memiliki dua komponen. Pertama, kita memiliki komponen Button yang merupakan tombol sederhana. Komponen ini menerima dua props: label untuk menampilkan teks pada tombol, dan onClick untuk menangani kejadian saat tombol ditekan.

Kemudian, kita memiliki komponen utama App. Komponen ini memiliki metode handleClick yang akan menampilkan pesan ketika tombol ditekan. Di dalam metode render komponen App, kita mengatur tampilan dengan judul dan menggunakan komponen Button dengan props yang sesuai.

Terakhir, kita menggunakan ReactDOM.render untuk merender komponen utama App ke dalam elemen dengan id "root" pada HTML.

Dengan cara ini, kita telah menggunakan komponen Button dalam komponen utama App. Ketika tombol diklik, fungsi handleClick di dalam komponen App akan dipanggil, dan kita akan melihat pesan peringatan.

Itulah contoh sederhana penggunaan komponen dalam React. Anda dapat membangun komponen-komponen yang lebih kompleks dan menggabungkannya untuk membuat aplikasi web yang lebih canggih.




Share:

Kamis, 15 Juni 2023

Mengenal Komponen dalam React: Membangun Aplikasi Web dengan Kekinian

Perhatikan! Ada cara baru yang menarik untuk membangun aplikasi web yang keren dan interaktif. Introducing React, sebuah pustaka JavaScript yang populer dan sangat digemari oleh para pengembang web muda. Salah satu konsep utama dalam React adalah komponen. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan kepada Anda apa itu komponen dan mengapa mereka penting dalam pembangunan aplikasi web. Mari kita lihat bersama!


Pertama-tama, mari kita tarik perhatian kita pada konsep komponen dalam React. Komponen adalah bagian-bagian kecil yang membangun aplikasi web kita. Mereka adalah unit terkecil dalam struktur aplikasi yang dapat dikembangkan secara terpisah dan digunakan kembali di berbagai bagian halaman web. Bayangkan jika kita bisa membagi tampilan aplikasi menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, seperti puzzle. Komponen-komponen ini dapat berupa header, tombol, formulir, daftar, atau bahkan bagian tampilan yang lebih kompleks. Dengan membagi tampilan menjadi komponen-komponen kecil, kita dapat mengelola dan memperbarui setiap bagian dengan lebih mudah.

Mengapa kita harus tertarik pada konsep komponen? Nah, ada beberapa alasan yang sangat menarik. Pertama, dengan menggunakan komponen, kita dapat memisahkan tampilan dan logika aplikasi kita. Ini berarti kita dapat fokus pada pengembangan dan pemeliharaan setiap komponen secara terpisah, tanpa harus khawatir tentang bagian lainnya. Kedua, komponen-komponen ini dapat digunakan kembali di berbagai bagian aplikasi kita. Dengan membuat komponen yang dapat digunakan berulang kali, kita dapat menghemat waktu dan usaha dalam pengembangan. Selain itu, jika kita ingin mengubah atau memperbarui tampilan, kita hanya perlu memodifikasi komponen terkait tanpa harus mengubah seluruh tampilan aplikasi. Ini memberikan fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi dalam pembangunan aplikasi web.

Bayangkan jika kita bisa memiliki aplikasi web yang menarik dan interaktif. Nah, dengan menggunakan komponen dalam React, kita dapat mewujudkan keinginan tersebut. Komponen dalam React dapat memiliki state (keadaan) yang memungkinkan kita menyimpan dan mengelola data yang berubah seiring waktu. Misalnya, kita dapat membuat tombol yang berubah warna ketika ditekan. Dengan menggunakan state, kita dapat mengontrol perilaku dan tampilan komponen secara dinamis. Selain itu, komponen juga dapat menerima props (properties) yang memungkinkan kita mengirimkan data dari komponen induk ke komponen anak. Props memungkinkan komunikasi antara komponen-komponen yang berbeda, memberikan fleksibilitas dan kemampuan adaptif pada aplikasi web kita.

Dalam perjalanan kita mempelajari komponen dalam React, akan ada banyak tantangan dan kesenangan. Namun, dengan pemahaman yang kuat tentang konsep ini, kita dapat membangun aplikasi web yang modern, menarik, dan sesuai dengan tren masa kini. Jadi, ayo mulai eksplorasi dan ciptakan aplikasi web impianmu dengan komponen dalam React!
Share:

Rabu, 14 Juni 2023

Konsep penting dalam REACT

Saat ini, teknologi web terus berkembang dengan pesat, dan salah satu alat yang sangat populer di kalangan pengembang web adalah React. React adalah sebuah pustaka JavaScript yang memungkinkan pembangunan aplikasi web interaktif dan responsif. Bagi anak muda yang tertarik dengan dunia pengembangan web, penting untuk memahami konsep-konsep dasar dalam React. Artikel ini akan menjelaskan konsep penting dalam React dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak muda. Jadi, jika kamu ingin tahu bagaimana membangun aplikasi web yang keren dan sesuai dengan tren masa kini, simak terus artikel ini!
cumangitu


Komponen (Components):
Salah satu konsep penting dalam React adalah komponen. Komponen merupakan bagian-bagian kecil dari sebuah aplikasi web yang dapat digunakan kembali. Misalnya, jika kamu ingin membuat tombol kustom yang dapat digunakan di beberapa bagian aplikasi, kamu dapat membuat komponen tombol yang dapat digunakan berulang kali. Dengan memanfaatkan komponen, kamu dapat mengorganisir kode dengan lebih baik, membuat pengembangan lebih mudah, dan menghemat waktu.

Virtual DOM (Document Object Model):
Mungkin kamu pernah mendengar istilah DOM sebelumnya. DOM adalah representasi struktur tampilan sebuah halaman web yang bisa dimanipulasi menggunakan JavaScript. Namun, dalam React, ada konsep yang disebut Virtual DOM. Virtual DOM adalah representasi ringan dari DOM aktual. Dengan menggunakan Virtual DOM, React dapat mengoptimalkan proses pembaruan tampilan sehingga lebih efisien. Ini berarti aplikasi web yang kamu bangun dengan React akan terasa lebih responsif dan cepat.

JSX (JavaScript XML):
Bagi anak muda yang sudah terbiasa dengan HTML dan CSS, kamu akan merasa nyaman dengan JSX. JSX adalah ekstensi sintaks JavaScript yang memungkinkan penulisan kode tampilan menggunakan gaya HTML-lik. Dengan JSX, kamu dapat menulis kode yang lebih mudah dibaca dan ditulis. Selain itu, JSX juga mendukung penggunaan ekspresi JavaScript di dalamnya, memberikan kemampuan manipulasi dinamis pada tampilan.

State (Keadaan):
Saat kamu menggunakan React, kamu akan sering berurusan dengan konsep "state". State adalah data yang dimiliki oleh sebuah komponen pada suatu waktu tertentu. Misalnya, jika kamu ingin membuat sebuah tombol yang berubah warnanya ketika ditekan, kamu dapat menggunakan state untuk menyimpan informasi warna tombol tersebut. Ketika state berubah, React akan secara otomatis memperbarui tampilan yang terkait. Dengan memahami konsep state, kamu dapat membuat aplikasi web yang interaktif dan dinamis.

Props (Properties):
Props adalah cara untuk mengirimkan data dari komponen induk ke komponen anak. Dalam konteks pengembangan aplikasi web, ini berarti kamu dapat membagikan data atau fungsi antara komponen-komponen yang berbeda. Misalnya, jika kamu memiliki komponen daftar dan komponen item, kamu dapat mengirimkan data item dari komponen daftar ke komponen item menggunakan props. Props memungkinkan kamu untuk memisahkan tanggung jawab dan meningkatkan keterbacaan serta pemeliharaan kode kamu.

Siklus Hidup (Lifecycle):
Setiap komponen dalam React memiliki siklus hidup yang terdiri dari berbagai metode khusus yang dipanggil dalam tahap tertentu. Konsep siklus hidup ini memungkinkan kamu mengontrol logika dalam proses inisialisasi, perubahan, dan penghapusan komponen. Misalnya, kamu dapat menjalankan kode tertentu saat komponen sedang dimuat, diperbarui, atau dihapus. Pemahaman tentang siklus hidup komponen akan membantu kamu mengelola aplikasi web dengan lebih baik.

Kejadian (Events):
React juga mendukung penanganan kejadian (events) dengan mudah. Ketika pengguna berinteraksi dengan aplikasi web kamu, seperti mengklik tombol atau mengisi formulir, kamu dapat menangani kejadian tersebut dengan menggunakan fungsi penangan kejadian (event handler). Ini memungkinkan kamu membuat aplikasi yang responsif dan interaktif, yang sangat menarik bagi anak muda yang suka bereksplorasi dengan interaksi pengguna.

Kesimpulan:
Dalam dunia pengembangan web, React adalah salah satu alat yang sangat populer dan efisien untuk membangun aplikasi modern. Dalam artikel ini, kami telah menjelaskan beberapa konsep penting dalam React dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak muda. Dengan pemahaman yang baik tentang konsep-konsep ini, kamu dapat membangun aplikasi web yang keren, interaktif, dan sesuai dengan tren masa kini. Jadi, ayo mulai bereksperimen dengan React dan ciptakan aplikasi web impianmu!




Share:

Selasa, 13 Juni 2023

Mudahnya Belajar Figma: Tinggalkan CorelDRAW dan Temukan Kemudahan Desain dengan Figma


Dalam era digital yang semakin maju, desain grafis telah menjadi salah satu keterampilan yang sangat diminati, terutama di kalangan siswa SMA/SMK yang memiliki minat dalam dunia kreatif. Namun, dengan perkembangan teknologi dan perubahan tren dalam industri desain, ada pergeseran yang signifikan dari alat tradisional seperti CorelDRAW menuju alat desain yang lebih modern dan inovatif, seperti Figma.

Figma adalah platform desain kolaboratif yang memungkinkan pengguna untuk membuat desain UI/UX yang menakjubkan secara intuitif dan efisien. Dibandingkan dengan CorelDRAW yang lebih terfokus pada desain grafis umum, Figma menyediakan berbagai fitur dan kemampuan yang khusus dikembangkan untuk desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX).

Salah satu keuntungan utama dalam belajar Figma adalah kemudahannya. Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan intuitif, Figma dapat diakses oleh siapa pun, termasuk para siswa SMA/SMK yang masih baru dalam dunia desain. Dalam waktu singkat, mereka dapat memahami dan menguasai dasar-dasar Figma, mulai dari pembuatan tata letak hingga penggunaan komponen dan alat desain lainnya.

Pengalaman mentoring saya dengan anak PKL dari Boyolali adalah bukti nyata akan kemudahan dalam belajar Figma. Dalam waktu yang singkat, mereka mampu menguasai Figma dan menggunakannya untuk kebutuhan desain kustom mereka. Dengan panduan dan penjelasan yang tepat, mereka dapat mengaplikasikan ide-ide kreatif mereka ke dalam desain yang menarik dan fungsional menggunakan Figma.

Salah satu kelebihan Figma adalah kemampuannya dalam kolaborasi dan berbagi desain. Siswa SMA/SMK dapat dengan mudah bekerja sama dengan rekan mereka, memberikan umpan balik, dan membuat perubahan pada desain secara real-time. Ini sangat bermanfaat saat mereka bekerja dalam tim untuk proyek desain kelompok atau ketika mereka membutuhkan masukan dari pengajar atau desainer profesional.

Selain itu, Figma juga menyediakan berbagai sumber daya pembelajaran yang sangat membantu, seperti tutorial online, dokumentasi resmi, dan komunitas desain yang aktif. Para siswa dapat mengakses video tutorial, membaca panduan langkah demi langkah, dan berpartisipasi dalam diskusi online untuk memperdalam pemahaman mereka tentang Figma. Hal ini memungkinkan mereka untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan desain mereka dengan dukungan yang tersedia.

Meninggalkan CorelDRAW dan mulai menggunakan Figma memberikan peluang besar bagi siswa SMA/SMK untuk mengeksplorasi dunia desain yang lebih modern dan relevan. Dengan Figma, mereka dapat menciptakan desain UI/UX yang menarik dan interaktif, yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan teknologi saat ini
Share:

Senin, 12 Juni 2023

DOM apaan tuh

DOM adalah kependekan dari Document Object Model. DOM adalah representasi dari struktur dokumen HTML atau XML sebagai sebuah objek yang dapat dimanipulasi melalui JavaScript atau bahasa pemrograman lainnya.

DOM memungkinkan pengembang web untuk mengakses, menavigasi, dan memanipulasi elemen-elemen pada halaman web secara dinamis, baik itu menambahkan, menghapus, atau mengubah elemen-elemen tersebut. Dengan mengakses dan memanipulasi elemen-elemen pada halaman web, pengembang dapat membuat interaksi yang lebih dinamis dan responsif, seperti membuat efek animasi, memvalidasi form, atau mengubah tampilan halaman secara dinamis.

Secara umum, DOM terdiri dari sebuah pohon hierarki dari objek-objek yang merepresentasikan elemen-elemen pada halaman web. Setiap elemen pada halaman web direpresentasikan sebagai sebuah objek dalam pohon DOM, dan setiap objek tersebut memiliki properti dan metode yang dapat dimanipulasi melalui JavaScript.

Dalam konteks pengembangan web, pengetahuan tentang DOM sangat penting karena hampir semua interaksi pada halaman web melibatkan manipulasi pada elemen-elemen pada halaman web yang direpresentasikan dalam DOM. Oleh karena itu, pemahaman tentang cara kerja DOM dan bagaimana memanipulasinya sangat penting bagi pengembang web untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dan dinamis pada website.


Contoh penggunaan DOM adalah ketika kita ingin mengubah warna background dari sebuah elemen pada halaman web ketika pengguna melakukan klik pada sebuah tombol. Dalam hal ini, kita dapat menggunakan DOM untuk mengubah nilai dari properti style pada elemen tersebut.

Berikut adalah contoh kode HTML dan JavaScript sederhana untuk mengubah warna background dari sebuah elemen ketika pengguna melakukan klik pada sebuah tombol:

HTML:
<div id="myDiv">Ini adalah elemen dengan warna background biru</div>
<button onclick="changeColor()">Ubah warna background</button>

JavaScript:
function changeColor() {
  var myDiv = document.getElementById("myDiv");
  myDiv.style.backgroundColor = "red";
}

Dalam contoh di atas, ketika pengguna melakukan klik pada tombol "Ubah warna background", fungsi changeColor() akan dijalankan. Fungsi tersebut akan mengambil elemen dengan id "myDiv" menggunakan metode document.getElementById() yang merupakan bagian dari DOM, lalu mengubah nilai dari properti style.backgroundColor pada elemen tersebut menjadi "red". Sehingga, warna background dari elemen tersebut akan berubah menjadi merah.

Share:

Jumat, 09 Juni 2023

Tulisan serius pertama yang dimuat oleh Media Online Terkenal


Galih Setiawan

Saya memang menulis artikel itu dengan harapan dapat membantu mahasiswa. Saat kuliah dulu saya sering kesulitan membaca artikel jurnal ilmiah sebagai referensi tugas dan skripsi. Banyak istilah asing dan metode penelitian yang membingungkan. Saya sering menghabiskan banyak waktu untuk memahami satu artikel saja.

Kini sebagai dosen, saya sering mendengar keluhan serupa dari mahasiswa. Mereka kesulitan memahami artikel untuk tugas akhir maupun publikasi ilmiah. Padahal referensi yang relevan dapat meningkatkan kualitas karya mereka. Oleh karena itu saya berinisiatif membuat tips-tips singkat untuk membaca artikel ilmiah bagi mahasiswa.

Saya memilih fokus pada aspek-aspek praktis seperti cara memahami abstrak, menelusuri metode, mengidentifikasi kontribusi penelitian, serta memanfaatkan ringkasan dan kesimpulan. Tujuannya agar mahasiswa lebih mudah menemukan informasi penting dari sebuah artikel.

Ternyata tulisan saya diterima Republika. Ini membuat saya bahagia bukan hanya karena namanya terpublikasi, tetapi lebih kepada harapan manfaatnya dapat meringankan beban mahasiswa yang sama-sama pernah mengalami kesulitan membaca artikel ilmiah. Alangkah baiknya jika sedikit tips kecil itu dapat berguna. Itulah latar belakang saya menulis artikel tersebut. 

Share:

Selasa, 06 Juni 2023

Bikin Web APp sales disini aja

Perkenalkan Aplikasi Web Manajemen Penjualan Produk kami yang inovatif!

Mengoptimalkan penjualan produk di wilayah tertentu? Sekarang lebih mudah dengan Aplikasi Web Manajemen Penjualan Produk kami.
aplikasi sales


Keunggulan Aplikasi ini:
1. Manajemen Penjualan: Lacak dan kelola penjualan produk Anda dengan mudah. Dengan fitur ini, Anda dapat mengelola inventaris produk, mengatur harga, dan memantau status penjualan secara real-time.
2. Analisis Penjualan: Dapatkan wawasan mendalam mengenai penjualan produk Anda di wilayah tertentu. Anda dapat melihat laporan penjualan, tren penjualan, dan mengidentifikasi produk yang paling diminati oleh pelanggan di wilayah tersebut.
3. Pengelolaan Wilayah Penjualan: Tetapkan wilayah penjualan kepada tim Anda untuk fokus pada pengembangan pelanggan dan peningkatan penjualan di area-area target. Dengan pemantauan wilayah penjualan, Anda dapat melacak kinerja tim dan melihat potensi penjualan di masing-masing wilayah.

Tidak hanya itu, kami juga menyediakan jasa custom untuk Aplikasi Web Manajemen Penjualan Produk kami. Kami dapat menyesuaikan aplikasi sesuai dengan kebutuhan unik dan persyaratan bisnis Anda. Dengan layanan custom ini, Anda dapat memiliki solusi yang dirancang khusus untuk mendukung strategi penjualan dan pertumbuhan bisnis Anda.

Aplikasi Web Manajemen Penjualan Produk kami memberikan solusi terbaik untuk mengoptimalkan penjualan produk Anda di wilayah dan target pasar tertentu, dengan tambahan kemampuan custom yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan Anda.

Jangan lewatkan kesempatan ini! Hubungi kami sekarang dan temukan bagaimana Aplikasi Web kami dapat membantu Anda mengelola dan meningkatkan penjualan produk dengan efisien, dengan opsi custom yang unik untuk bisnis Anda.
Share:

Senin, 05 Juni 2023

Peran Linus Torvalds dalam perkembangan Teknologi 30 tahun terakhir

Linus Torvalds memang merupakan sosok yang sangat penting dalam dunia teknologi, terutama dalam pengembangan sistem operasi. Ia lahir pada tahun 1969 di Helsinki, Finlandia dan mulai tertarik dalam dunia komputer pada usia yang masih sangat muda. Ia memulai karirnya di dunia teknologi sebagai seorang programmer dan menjadi terkenal saat ia menciptakan kernel Linux pada tahun 1991.


Kernel Linux yang diciptakan oleh Linus Torvalds merupakan sebuah kernel open source, yang artinya kode sumbernya dapat diakses dan dimodifikasi oleh siapa saja. Hal ini memungkinkan banyak orang untuk berkontribusi dalam pengembangan kernel Linux dan menjadikannya sebagai sebuah proyek open source yang sangat sukses. Kernel Linux sendiri telah digunakan pada berbagai sistem operasi seperti Android, Chrome OS, dan lain-lain.

Selain Linux, Linus Torvalds juga sangat berkontribusi dalam pengembangan GitHub, platform yang sangat populer untuk kolaborasi pengembangan software. Ia pernah menjadi pengguna awal GitHub dan juga menyumbangkan kode ke berbagai proyek open source di GitHub. Kontribusi Linus Torvalds dalam pengembangan GitHub sangat penting karena GitHub telah menjadi platform penting bagi para pengembang untuk berkolaborasi dan berbagi kode.

Linus Torvalds juga sangat berpengaruh dalam pengembangan Android, sistem operasi mobile yang sangat populer di dunia. Android sendiri menggunakan kernel Linux sebagai dasar dari sistem operasinya. Dengan menggunakan kernel Linux, Android dapat menjadi sebuah sistem operasi open source yang dapat diakses dan dimodifikasi oleh banyak orang. Hal ini memungkinkan banyak pengembang untuk menciptakan aplikasi dan fitur-fitur baru untuk Android.

Dalam karirnya, Linus Torvalds telah menerima banyak penghargaan atas kontribusinya dalam dunia teknologi, termasuk penghargaan Millennium Technology Prize pada tahun 2012. Kontribusinya dalam pengembangan sistem operasi open source telah menginspirasi banyak orang untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam pengembangan teknologi. Oleh karena itu, Linus Torvalds dapat dianggap sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah teknologi modern.
Share:

Kamis, 01 Juni 2023

Fabolous app

Dalam menjalani kehidupan, seringkali kita merasa kurang produktif dan kurang teratur. Namun, untuk mengatasi hal tersebut, kita dapat memanfaatkan aplikasi yang dapat membantu mengingatkan dan mencatat tujuan serta perjalanan kita menuju pencapaian tersebut. Salah satu aplikasi yang menarik untuk hal tersebut adalah Fabolous.
Lebih produktif


Fabolous adalah sebuah aplikasi mobile yang tersedia untuk iOS dan Android. Dalam aplikasi ini, kita dapat membuat daftar tugas (to-do list) untuk mencapai tujuan kita. Namun, yang membedakan Fabolous dengan aplikasi to-do list lainnya adalah fitur motivasi yang disesuaikan dengan karakter dan tujuan kita. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan pembelajaran yang tidak ditemukan pada aplikasi to-do list biasa seperti Any.do atau Notion.

Keunggulan lain dari Fabolous adalah adanya interaksi dan umpan balik yang diberikan melalui animasi menarik. Dengan begitu, pengguna dapat merasakan semangat dan kepuasan ketika mencapai target-target yang telah ditetapkan. Aplikasi ini memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan dan memotivasi pengguna dalam mencapai tujuan mereka.

Dengan menggunakan aplikasi seperti Fabolous, kita dapat mengoptimalkan produktivitas dan meraih tujuan dengan lebih teratur. Aplikasi ini menjadi solusi yang efektif dalam membantu kita mengatur hidup dan mencapai tujuan yang ingin kita capai. Jadi, jika kamu merasa perlu bantuan dan motivasi untuk mencapai tujuanmu, Fabolous bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dijajal
Share:

Jasa Bikin web di sukoharjo


jasa web solo
Perkenalkan Aplikasi Web Manajemen Penjualan Produk kami yang inovatif!

Mengoptimalkan penjualan produk di wilayah tertentu? Sekarang lebih mudah dengan Aplikasi Web Manajemen Penjualan Produk kami, jasa custom yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Keunggulan Aplikasi ini:

Manajemen Penjualan: Lacak dan kelola penjualan produk Anda dengan mudah. Dengan fitur ini, Anda dapat mengelola inventaris produk, mengatur harga, dan memantau status penjualan secara real-time.
Analisis Penjualan: Dapatkan wawasan mendalam mengenai penjualan produk Anda di wilayah tertentu. Anda dapat melihat laporan penjualan, tren penjualan, dan mengidentifikasi produk yang paling diminati oleh pelanggan di wilayah tersebut.

Pengelolaan Wilayah Penjualan: Tetapkan wilayah penjualan kepada tim Anda untuk fokus pada pengembangan pelanggan dan peningkatan penjualan di area-area target. Dengan pemantauan wilayah penjualan, Anda dapat melacak kinerja tim dan melihat potensi penjualan di masing-masing wilayah.
Dalam Aplikasi Web Manajemen Penjualan Produk kami, kami juga menawarkan layanan custom yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan khusus Anda. Dengan penyesuaian jasa custom, kami membantu Anda mengoptimalkan penjualan produk dengan cara yang sesuai dengan bisnis Anda.

Jangan lewatkan kesempatan ini! Hubungi kami sekarang dan temukan bagaimana Aplikasi Web kami dapat membantu Anda mengelola dan meningkatkan penjualan produk dengan efisien serta memberikan layanan custom yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.




web sukoharjo


Share:

Talk ?

galen.nolan1@gmail.comn> .

Dipersembahkan oleh

Labels

Blog Archive