Blog tentang perjalanan karir, bisnis dan pergulatan batin

Tampilkan postingan dengan label kursus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kursus. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Juni 2023

Sumber Belajar Material Design

Sumber utama untuk Material Design adalah dokumentasi resmi yang disediakan oleh Google. Google memiliki situs web resmi untuk Material Design yang berisi pedoman desain, komponen, pola, dan prinsip-prinsip yang harus diikuti dalam mengembangkan antarmuka pengguna menggunakan Material Design.
kursus komputer


Berikut adalah beberapa sumber yang bisa digunakan untuk mempelajari dan menerapkan Material Design:

Material Design Guidelines: Ini adalah sumber utama yang disediakan oleh Google. Material Design Guidelines merupakan dokumen resmi yang menjelaskan prinsip-prinsip desain, pedoman tata letak, tipografi, ikon, animasi, dan banyak lagi. Anda dapat mengaksesnya di situs web resmi Material Design: https://material.io/design

Material Components for Flutter: Jika Anda tertarik menggunakan Material Design dalam pengembangan aplikasi Flutter, Anda dapat mempelajari dan menggunakan komponen-komponen Material Design yang disediakan oleh Flutter. Dokumentasi resmi Flutter menyediakan panduan penggunaan komponen Material Design dalam Flutter: https://flutter.dev/docs/development/ui/widgets/material

Contoh Aplikasi Material Design: Google juga menyediakan contoh-contoh aplikasi Material Design yang dapat menjadi referensi dan sumber inspirasi dalam mengembangkan aplikasi. Anda dapat menemukan contoh-contoh ini di situs web Material Design Gallery: https://material.io/design/material-studies

Komunitas dan Tutorial: Ada banyak tutorial, artikel, dan sumber daya online yang dibagikan oleh komunitas pengembang yang menggunakan Material Design. Situs web seperti Medium, YouTube, dan blog pengembangan Flutter adalah sumber yang baik untuk mempelajari implementasi Material Design dalam pengembangan aplikasi.

Selain sumber-sumber di atas, Google secara teratur memperbarui dan mempublikasikan materi baru terkait Material Design. Oleh karena itu, penting untuk tetap mengikuti perkembangan terbaru dan sumber-sumber resmi untuk mendapatkan pengetahuan yang akurat dan terbaru tentang Material Design.




Share:

Rabu, 28 Juni 2023

Material Design Siapa di balik design google yang ikonik ini

Material Design dikembangkan oleh tim desain Google yang dipimpin oleh Matías Duarte. Matías Duarte adalah seorang desainer antarmuka pengguna yang terkenal, yang sebelumnya bekerja di Palm dan BlackBerry sebelum bergabung dengan Google pada tahun 2013. Dia bertanggung jawab atas pengembangan Material Design dan memimpin tim desain yang bekerja untuk menciptakan standar desain yang baru dan modern.
material design


Tim desain Google bekerja keras untuk mengembangkan konsep dan prinsip-prinsip desain Material Design, serta mengimplementasikannya di berbagai produk dan platform Google, termasuk Android. Material Design dirilis secara resmi oleh Google pada tahun 2014 dan sejak itu menjadi panduan desain yang sangat populer di kalangan pengembang aplikasi.

Tujuan Material Design adalah menyediakan pedoman desain yang konsisten, menarik, dan intuitif untuk antarmuka pengguna di berbagai platform. Desain ini menggabungkan elemen-elemen visual, animasi, dan interaksi yang memberikan pengalaman pengguna yang baik dan konsisten di seluruh produk Google.

Material Design telah menjadi fondasi bagi banyak aplikasi dan situs web modern, tidak hanya di platform Google, tetapi juga di platform lainnya. Banyak pengembang dan desainer di seluruh dunia telah mengadopsi Material Design dalam pembuatan produk mereka karena tampilannya yang modern, efek yang halus, dan prinsip desain yang mudah dipahami.

Jadi, dapat dikatakan bahwa Material Design adalah hasil kolaborasi dan pengembangan yang dilakukan oleh tim desain Google di bawah kepemimpinan Matías Duarte, yang bertujuan untuk menciptakan panduan desain yang menarik dan konsisten untuk antarmuka pengguna.




Share:

Minggu, 25 Juni 2023

Material Design di Flutter kenapa merupakan hal yang menarik di flutter?

Material Design adalah desain antarmuka pengguna yang dikembangkan oleh Google. Di Flutter, penggunaan Material Design menjadi salah satu kelebihan yang menarik untuk anak muda yang ingin membuat aplikasi mobile yang modern dan eye-catching.


Material Design membawa konsep desain yang segar, berwarna, dan interaktif. Desain ini memiliki prinsip-prinsip seperti efek bayangan, animasi yang halus, elemen geometris yang bersih, dan tipografi yang menarik. Material Design memberikan tampilan yang seragam dan konsisten di berbagai platform seperti Android, iOS, web, dan desktop.

Penggunaan Material Design di Flutter memberikan beberapa keuntungan bagi anak muda yang ingin mengembangkan aplikasi:

Tampilan yang Menarik: Material Design menawarkan antarmuka pengguna yang modern dan menarik. Dengan menggunakan widget dan komponen Material Design yang disediakan oleh Flutter, anak muda dapat dengan mudah membuat tampilan aplikasi yang keren dan estetis secara visual.

Fleksibilitas dan Kustomisasi: Material Design memberikan fleksibilitas dalam mengatur tata letak, warna, ikon, dan animasi. Flutter menyediakan sejumlah besar widget Material Design yang dapat disesuaikan dan dikombinasikan untuk menciptakan tampilan yang unik sesuai dengan keinginan anak muda.

Konsistensi Antarplatform: Material Design adalah standar desain yang digunakan secara luas di platform Android. Dengan menggunakan Material Design di Flutter, anak muda dapat membangun aplikasi yang memiliki tampilan yang konsisten di berbagai platform, termasuk Android, iOS, web, dan desktop. Hal ini memungkinkan mereka untuk mencapai audiens yang lebih luas dengan aplikasi mereka.

Dukungan Komunitas dan Sumber Daya: Material Design telah ada sejak lama dan memiliki komunitas yang aktif. Anak muda dapat dengan mudah menemukan sumber daya belajar, dokumentasi, tutorial, dan paket tambahan (packages) yang berhubungan dengan Material Design di Flutter. Komunitas yang kuat ini juga berarti mereka dapat berbagi pengetahuan, mempelajari tren desain terbaru, dan mendapatkan inspirasi dari pengembang lain.

Jadi, dengan menggunakan Material Design di Flutter, anak muda dapat mengembangkan aplikasi mobile yang modern, menarik, dan sesuai dengan tren desain saat ini. Mereka dapat mengeksplorasi kreativitas mereka dalam membangun tampilan aplikasi yang eye-catching dan memikat pengguna muda lainnya.
Share:

Sabtu, 24 Juni 2023

Alasan Personal kenapa pilih flutter ketimbang react native

Ada beberapa alasan mengapa belajar Flutter bisa dianggap lebih baik dibandingkan React Native:


Performa yang Lebih Baik: Flutter menggunakan rendering langsung (direct rendering) dengan menggunakan Dart untuk menggambar antarmuka pengguna. Ini berarti bahwa Flutter dapat mencapai performa yang lebih baik dibandingkan dengan React Native yang menggunakan jembatan JavaScript untuk menghubungkan komponen antarmuka pengguna dengan platform asli. Dengan performa yang lebih baik, aplikasi Flutter memiliki waktu respons yang lebih cepat dan pengalaman pengguna yang lebih mulus.

Antarmuka Pengguna Konsisten: Flutter menyediakan satu set widget yang kaya dan siap pakai yang disebut Material Design dan Cupertino. Material Design adalah desain antarmuka pengguna yang dikembangkan oleh Google, sementara Cupertino adalah desain antarmuka pengguna yang mirip dengan gaya iOS. Dengan Flutter, Anda dapat dengan mudah membuat antarmuka pengguna yang konsisten dan menarik di berbagai platform seperti Android, iOS, web, dan desktop.

Pengembangan Lebih Cepat: Flutter menyediakan hot reload, yang memungkinkan Anda melihat perubahan dalam kode secara instan tanpa perlu melakukan rebuild atau restart aplikasi. Fitur ini mempercepat siklus pengembangan dan memungkinkan pengembang untuk menguji dan melihat perubahan dengan cepat. Selain itu, Flutter menggunakan satu basis kode (single codebase), yang berarti Anda dapat mengembangkan aplikasi untuk platform yang berbeda hanya dengan menggunakan satu kode sumber. Ini mengurangi waktu dan upaya yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi multiplatform.

Komunitas yang Aktif: Flutter memiliki komunitas yang aktif dan berkembang pesat. Anda dapat dengan mudah menemukan dokumentasi, tutorial, sumber daya belajar, dan paket tambahan (packages) yang diperlukan untuk pengembangan aplikasi. Komunitas yang kuat ini juga berarti Anda dapat dengan mudah mendapatkan bantuan dan dukungan dari pengembang Flutter lainnya jika menghadapi masalah atau tantangan dalam pengembangan aplikasi.

Dukungan dari Google: Flutter dikembangkan dan didukung oleh Google, yang merupakan perusahaan teknologi ternama. Dukungan dari Google memberikan keyakinan bahwa Flutter akan terus berkembang dan ditingkatkan ke depannya. Selain itu, adanya dukungan dari Google juga berarti ada peluang karir yang lebih baik dan permintaan yang tinggi untuk pengembang Flutter.

Meskipun ada banyak alasan untuk memilih Flutter, pilihan antara Flutter dan React Native tergantung pada preferensi dan kebutuhan Anda sebagai pengembang. Jika Anda sudah memiliki pengetahuan atau pengalaman dalam JavaScript atau React, React Native mungkin lebih cocok untuk Anda. Namun, jika Anda ingin memiliki kontrol lebih besar terhadap performa, mengembangkan aplikasi multiplatform dengan cepat, dan memiliki antarmuka pengguna yang konsisten, maka Flutter adalah pilihan yang baik.




Share:

Kamis, 15 Juni 2023

Mengenal Komponen dalam React: Membangun Aplikasi Web dengan Kekinian

Perhatikan! Ada cara baru yang menarik untuk membangun aplikasi web yang keren dan interaktif. Introducing React, sebuah pustaka JavaScript yang populer dan sangat digemari oleh para pengembang web muda. Salah satu konsep utama dalam React adalah komponen. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan kepada Anda apa itu komponen dan mengapa mereka penting dalam pembangunan aplikasi web. Mari kita lihat bersama!


Pertama-tama, mari kita tarik perhatian kita pada konsep komponen dalam React. Komponen adalah bagian-bagian kecil yang membangun aplikasi web kita. Mereka adalah unit terkecil dalam struktur aplikasi yang dapat dikembangkan secara terpisah dan digunakan kembali di berbagai bagian halaman web. Bayangkan jika kita bisa membagi tampilan aplikasi menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, seperti puzzle. Komponen-komponen ini dapat berupa header, tombol, formulir, daftar, atau bahkan bagian tampilan yang lebih kompleks. Dengan membagi tampilan menjadi komponen-komponen kecil, kita dapat mengelola dan memperbarui setiap bagian dengan lebih mudah.

Mengapa kita harus tertarik pada konsep komponen? Nah, ada beberapa alasan yang sangat menarik. Pertama, dengan menggunakan komponen, kita dapat memisahkan tampilan dan logika aplikasi kita. Ini berarti kita dapat fokus pada pengembangan dan pemeliharaan setiap komponen secara terpisah, tanpa harus khawatir tentang bagian lainnya. Kedua, komponen-komponen ini dapat digunakan kembali di berbagai bagian aplikasi kita. Dengan membuat komponen yang dapat digunakan berulang kali, kita dapat menghemat waktu dan usaha dalam pengembangan. Selain itu, jika kita ingin mengubah atau memperbarui tampilan, kita hanya perlu memodifikasi komponen terkait tanpa harus mengubah seluruh tampilan aplikasi. Ini memberikan fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi dalam pembangunan aplikasi web.

Bayangkan jika kita bisa memiliki aplikasi web yang menarik dan interaktif. Nah, dengan menggunakan komponen dalam React, kita dapat mewujudkan keinginan tersebut. Komponen dalam React dapat memiliki state (keadaan) yang memungkinkan kita menyimpan dan mengelola data yang berubah seiring waktu. Misalnya, kita dapat membuat tombol yang berubah warna ketika ditekan. Dengan menggunakan state, kita dapat mengontrol perilaku dan tampilan komponen secara dinamis. Selain itu, komponen juga dapat menerima props (properties) yang memungkinkan kita mengirimkan data dari komponen induk ke komponen anak. Props memungkinkan komunikasi antara komponen-komponen yang berbeda, memberikan fleksibilitas dan kemampuan adaptif pada aplikasi web kita.

Dalam perjalanan kita mempelajari komponen dalam React, akan ada banyak tantangan dan kesenangan. Namun, dengan pemahaman yang kuat tentang konsep ini, kita dapat membangun aplikasi web yang modern, menarik, dan sesuai dengan tren masa kini. Jadi, ayo mulai eksplorasi dan ciptakan aplikasi web impianmu dengan komponen dalam React!
Share:

Rabu, 14 Juni 2023

Konsep penting dalam REACT

Saat ini, teknologi web terus berkembang dengan pesat, dan salah satu alat yang sangat populer di kalangan pengembang web adalah React. React adalah sebuah pustaka JavaScript yang memungkinkan pembangunan aplikasi web interaktif dan responsif. Bagi anak muda yang tertarik dengan dunia pengembangan web, penting untuk memahami konsep-konsep dasar dalam React. Artikel ini akan menjelaskan konsep penting dalam React dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak muda. Jadi, jika kamu ingin tahu bagaimana membangun aplikasi web yang keren dan sesuai dengan tren masa kini, simak terus artikel ini!
cumangitu


Komponen (Components):
Salah satu konsep penting dalam React adalah komponen. Komponen merupakan bagian-bagian kecil dari sebuah aplikasi web yang dapat digunakan kembali. Misalnya, jika kamu ingin membuat tombol kustom yang dapat digunakan di beberapa bagian aplikasi, kamu dapat membuat komponen tombol yang dapat digunakan berulang kali. Dengan memanfaatkan komponen, kamu dapat mengorganisir kode dengan lebih baik, membuat pengembangan lebih mudah, dan menghemat waktu.

Virtual DOM (Document Object Model):
Mungkin kamu pernah mendengar istilah DOM sebelumnya. DOM adalah representasi struktur tampilan sebuah halaman web yang bisa dimanipulasi menggunakan JavaScript. Namun, dalam React, ada konsep yang disebut Virtual DOM. Virtual DOM adalah representasi ringan dari DOM aktual. Dengan menggunakan Virtual DOM, React dapat mengoptimalkan proses pembaruan tampilan sehingga lebih efisien. Ini berarti aplikasi web yang kamu bangun dengan React akan terasa lebih responsif dan cepat.

JSX (JavaScript XML):
Bagi anak muda yang sudah terbiasa dengan HTML dan CSS, kamu akan merasa nyaman dengan JSX. JSX adalah ekstensi sintaks JavaScript yang memungkinkan penulisan kode tampilan menggunakan gaya HTML-lik. Dengan JSX, kamu dapat menulis kode yang lebih mudah dibaca dan ditulis. Selain itu, JSX juga mendukung penggunaan ekspresi JavaScript di dalamnya, memberikan kemampuan manipulasi dinamis pada tampilan.

State (Keadaan):
Saat kamu menggunakan React, kamu akan sering berurusan dengan konsep "state". State adalah data yang dimiliki oleh sebuah komponen pada suatu waktu tertentu. Misalnya, jika kamu ingin membuat sebuah tombol yang berubah warnanya ketika ditekan, kamu dapat menggunakan state untuk menyimpan informasi warna tombol tersebut. Ketika state berubah, React akan secara otomatis memperbarui tampilan yang terkait. Dengan memahami konsep state, kamu dapat membuat aplikasi web yang interaktif dan dinamis.

Props (Properties):
Props adalah cara untuk mengirimkan data dari komponen induk ke komponen anak. Dalam konteks pengembangan aplikasi web, ini berarti kamu dapat membagikan data atau fungsi antara komponen-komponen yang berbeda. Misalnya, jika kamu memiliki komponen daftar dan komponen item, kamu dapat mengirimkan data item dari komponen daftar ke komponen item menggunakan props. Props memungkinkan kamu untuk memisahkan tanggung jawab dan meningkatkan keterbacaan serta pemeliharaan kode kamu.

Siklus Hidup (Lifecycle):
Setiap komponen dalam React memiliki siklus hidup yang terdiri dari berbagai metode khusus yang dipanggil dalam tahap tertentu. Konsep siklus hidup ini memungkinkan kamu mengontrol logika dalam proses inisialisasi, perubahan, dan penghapusan komponen. Misalnya, kamu dapat menjalankan kode tertentu saat komponen sedang dimuat, diperbarui, atau dihapus. Pemahaman tentang siklus hidup komponen akan membantu kamu mengelola aplikasi web dengan lebih baik.

Kejadian (Events):
React juga mendukung penanganan kejadian (events) dengan mudah. Ketika pengguna berinteraksi dengan aplikasi web kamu, seperti mengklik tombol atau mengisi formulir, kamu dapat menangani kejadian tersebut dengan menggunakan fungsi penangan kejadian (event handler). Ini memungkinkan kamu membuat aplikasi yang responsif dan interaktif, yang sangat menarik bagi anak muda yang suka bereksplorasi dengan interaksi pengguna.

Kesimpulan:
Dalam dunia pengembangan web, React adalah salah satu alat yang sangat populer dan efisien untuk membangun aplikasi modern. Dalam artikel ini, kami telah menjelaskan beberapa konsep penting dalam React dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak muda. Dengan pemahaman yang baik tentang konsep-konsep ini, kamu dapat membangun aplikasi web yang keren, interaktif, dan sesuai dengan tren masa kini. Jadi, ayo mulai bereksperimen dengan React dan ciptakan aplikasi web impianmu!




Share:

Senin, 18 Juli 2022

Rahasia Copywriting yang baru saya ketahui

Belakangan hari terakhir saya sering posting konten untuk kebutuhan bisnis saya. Konten ini adalah konten dengan feels tiktok yang ternyata menjangkau lebih banyak orang ketimbang konten gambar biasa. Karena saking seringnya bikin konten akhirnya belajar lah sekalian tentang copywriting. Nah copywriting secret yang penting adalah salahsatunya AIDA atau Attention Interest Desire dan Action. Dalam hal ini penerapannya copywriting di sosial media atau di internet ya. 
Rahasia copywriting


Attention

Hampir mirip mirip dengan konsep marketing yang saya jabarkan juga di youtube yang intingya adalah Traffic , Engagement dan Conversion namun dalam bentuk atau dari sisi user. Yang pertama adalah attention Perhatian. Jadi agar konten kita diperhatikan kita harus bikin sesuatu untuk mendapat perhatian. kalau kita penjual obat di pasar kita akan manggil orang sebanyak banyak lalu kalau konten darimana? Tentu saja Judul atau gambar yang menarik karena konten kita kan menjual 2 hal itu, makanya jaman sekarang sering banget orang orang berlomba membuat clickbait yang paling parah sih tribunnews, bikin clickbait nya ngeri banget yang mana tujuannya adalah mendapatkan attention dari user. 

Interest

Setelah user mau berhenti scrolling atau memutuskan klik konten kita, konten kita itu membuat user minat makin tertarik lagi atau engage ke konten kita. Jadi kontennya isinya sesuatu yang informatif atau lucu dan relate ke user. kata kuncinya sih sebenarnya adalah relate. atau sesuatu yang user banget. user yang nonton konten kita tuh bakal bilang " GW banget nih" nah yang ini memang agak tricky karena rumus pastinya ga tau dan sangat tergantung dengan target follower yang mau kita sasar atau target market yang mau kita sasar. 

Desire

Selanjutnya adalah desire, buat user  menginginkan atau pengen terhadap sesuatu yang kita tawarkan di konten tersebut. atau bikin bahwa sesuatu yang kita sampaikan tuh juga sesuatu yang penting untuk user atau follower. mungkin paling sering sih di gojek seperti promo diskon, sesuatu yang  murah atau kalau konten tentang restoran makanan yang enak banget. jadi intinya user yang nonton konten kita jadi pengen mencoba pengen mencicipi. 

Action

Selanjutnya kalau udah bikin user tertarik ,dan pengen banget nih saatnya kita kasih action. harus ngapain kalau user pengen. bisa beli di tokopedia, kasih link tokped, bisa kunjungi restoran yang kita promosikan kasih link . Pengen download aplikasi gojek suruh download app di playstore. jadi tuh kita sebagai pembuat konten menyuruh user untuk melakukan A atau B agar bisa juga ikut merasakan kenikmatan atau manfaat yang kita share sebelumnya. 

Nah itu kali ya 4 hal ini. saya sih belum terlalu bikin banyak konten dan masih belajar. namun begitu konten konten yang saya bikin bsa cek di tiktok joyoalkes atau dan kursus komputer cumangitu saya sih 
Share:

Minggu, 10 November 2019

Digitalisasi Kursus


September 2019 Kemendikbud melunjurkan sebuah kebijakan Digitalisasi Sekolah khususnya untuk wilayah 3T yakni Terluar, Terdepan dan tertinggal. Nah kami galennolan menawarkan sebuah konsep baru Digitalisasi kursus . Digitalisasi kursus ini sebenarnya sih ya digitalisasi sekolah namun diterapkan di Lembaga kursus yang akan kami buat.. Jadi intinya nanti lebih memanfaatkan  teknologi informasi dalam membuat sebuah lembaga kursus. berbagai aspek pengajaran memanfaatkan secara maksimal teknologi informasi tersebut dalam sebuah kursus tentunya.

Nah Keunggulan DIgitalisasi Kursus ini apa sih

-Mempermudah proses belajar mengajar
-peserta kursus lebih mudah mengakses semua bahan ajar/ bahan ujian dalam satu jaringan.

Implementasi nya seperti apa 

- Berpusat pada pesera kursus
- Multimedia
- Kerja kolaboratif
- Pertukaran informasi
- Pemikiran kritis 
- Pengambilan keputusan yang tepat


Fitur fitur yang akan kami buat cerdiks.com buat adlaah

- Kelas maya
- Video pembelajaran
- Bank Soal
- Buku pelatihan elektronik 
- Lab maaya

Nah dari fitur fitur itu nantinya akan tercipta lingkungan kreatif dengan menyediakan forum tertentu sehingga pertukaran ide selalu ada di dalamnya 



post here
Share:

Jumat, 08 November 2019

Tips Video Editing


Pilih perangkat lunak yang tepat
 Banyak aplikasi yang bisa digunakan.. yang keren sih dan banyak digunakan adobe premiere. kalo spek kalian uda oke... ya adobe premiere adalah pilihan yang tepat.. kalaupun spek kalian belum oke.. bisa lah menggunakan kdenlive.. cukup oke kalao cuman kebutuhan video editing standar...

Hardware yang mumpuni
Nah jika mau jadi video editor profesional beneran memang yang dibutuhkan adalah spesifikasi hardware pc yang oke...  paling enggak procie i5 , ram 8 gb, dan Vga nvidia geforce...
atau vga yang lain..


Edit dengan sebuah cerita
Edit video yang baik adalah  menampilkan sebuah drama dalam video tersebut.  fokus kepada emosi dari karakter.

GUnakan alur yang kalian ingin
Alurnya video editing biasanya kalo saya... sih milih style cerita yang mau sampaikan.. kalo umpama semangat semangat ya lagu yang rock, cinematic rock ,jangan lupa untuk mencari musik yang free coyright agar tidak terjadi maslaah dikemudian hari.

Apalin shortcut keyboard


Color correction
untuk sementara sih color correction yang lagi rame sekarang adlaah main di saturation yang dilebay kan.. kalau kalian mencoba hal lain 4 jempol untuk teman teman semuanya.

Gunakan musik yang oke sesuai dengan tema video yang mau dibuat
jangan lupa gunakan musik free copyright ya teman temans


Tambahkan grafis dan Title
Biar ga bosen.. tambahin motion grafis .. motion grafis biar enak diliatnya.. dan jaman sekarang nih kalao mau posting di instagram, facebook atau twitter. tambahkan subtitle karena sebagian besar yang buka sosmed tidak mengg

#kursusvideo #videoediting #videokursus #adobepremiere #videoeditor #tutorialvideoeditingindonesia #videoeditingindonesia
e
Share:

Rabu, 16 Oktober 2019

Anak SMP belajar VIdeo editing

Sebulan terakhir ini kegiatanku adalah menjadi guru video editing bagi seorang anak smp, menarik sekali karena aku berfikir usia yang tepat untuk memulai belajar video editing adalah 2 SMA. ternyata anggapanku adalah salah.. ada seorang anak SMP yang ingin belajar video editing dengan usia yang sangat muda mempunyai motivasi yang kuat untuk belajar Video editing.
dan menariknya karena dia menyukai hal ini (video editing) dia sudah ngulik sendiri mengedit video menggunakan iphone yang dia punya..  tentu saja hal ini membuatku lebih mudah dalam mengajari anak ini dalam belajar video editing.

Fokus anak ini hanya ingin video editing saja yang secara teknis isinya hanya sebatas motong motong gambar, video , audio dan memasukkan effects seperti transisi video, transisi audio dan tentu saja adalah proses rendering. dalam 4 kali pertemuan saja dia sudah mengkhatamkan kursus video editing nya ini ..

Nah bagi teman teman semua yang mempunyai pemikiran apakah mungkin dengan usia muda ingin belajar video editing jawabannya sangat mungkin.
sumber belajar bisa darimana saja.. bisa dari youtube ataupun kursus .. jadi selamat belajar berapapun usia anda.. asalkan kamu suka, asalkan kamu niat.. semua bisa dilakukan

Share:

Talk ?

galen.nolan1@gmail.comn> .

Dipersembahkan oleh

Labels

Blog Archive