Blog tentang perjalanan karir, bisnis dan pergulatan batin

Tampilkan postingan dengan label Desain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desain. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Juni 2022

Konsistensi dalam user interface

Membuat sebuah user interface konsistensi juga harus dilakukan dalam membangun sebuah app tertentu, Karena desain ini tidak hanya mencakup tentang estetik saja, namun desain user interface yang dibuat mencerminkan identitas brand yang diusung. Bahkan ada becandaan di dunia desain, Konsistensi desain itu sangat penting karena bahkan kalau desainnya jelek asal konsisten desain jelek terus malah gapapa karena itulah identitasnya. Walaupun tentu ini hanya bercanda namun hal ini menunjukkan bahwa konsistensi merupakan hal yang sangat penting. 

Kalau anda cek di semua media gojek mulai dari sosial media, postingan iklan mereka, baliho mereka, juga aplikasi mereka. Mereka selalu konsisten dalam desain mereka. Bahkan beberapa hari yang lalu saya sekelebat melihat baliho besar, langsung tau bahwa baliho tersebut adalah iklannya gojek. itulah kekuatan dari konsistensi. Untuk anda yang ingin lihat lihat desainnya gojek bisa mampir kesini 


Dari contoh itu saja kita jadi mengerti konsistensi merupakan bukan hanya urusan desain namun juga urusan company , menunjukkan identitas, tone, style, gaya dari sebuah brand tertentu tidak hanya urusan user interface dalam sebuah aplikasi. 

Maka dari itu sebelum memulai desain sebuah user interface penting sekali untuk mengenali brand apa yang mau kita bikin desainnya. Kenali lebih dalam pahami mereka dan konsisten dalam setiap mendesain. 

Konsisten dalam hal Apa

Konsisten yang bisa dipakai, suara, tone , font yang digunakan, warna yang digunakan. hal yang merujuk ke dalam semua identitas kita dan visi misi apa yang mau dicapai oleh sebuah brand atau merk yang mau kita bikinkan desainnya. 


sumber : 
Share:

Kuantitas dan Kualitas Penting Mana?

Saya pernah mendengarkan di youtube bahwa ada sebuah penelitian tentang 2 kelompok belajar diberikan tugas untuk membuat guci , Namun kriteria penilaian dari 2 kelompok belajar tersebut berbeda, kelompok 1 dinilai berdasarkan kuantitas dari guci yang dibuat, semakin banyak guci yang dibuat semakin bagus nilai yang diraih. Kelompok 2 dinilai berdasarkan kualitas, semakin bagus guci yang dibuat, nilai nya akan semakin bagus. 

Setelah test selesai hasilnya adalah ternyata jika dinilai dari kualitas atau kualitas guci, maka hasilnya kelompok 1 memiliki hasil guci yang bagus dibandingkan kelompok 2. Hal ini terjadi karena kelompok 1 terus menerus fokus membuat guci dan memperbaiki di setiap pembuatan guci tersebut. Sedangkan kelompok 2 lebih cepat merasa puas dan berfikir hasil guci mereka lebih bagus. 

Hal ini menarik karena secara tidak langsung selama hidup kita ini, kita selalu dituntut untuk fokus pada kualitas yang akhirnya membuat kita tidak melakukan apa apa karena takut hasilnya jelek. Karena takut jelek maka tidak membuat apapun. 
kualitas dan kuantitas


Kalau dipikir pikir raja dangdut rhoma irama, Beliau menjadi Raja Dangdut karena telah memproduksi sekitar 1000 lagu dan saya sebagai pendengar awam mungkin hanya suka puluhan lagunya saja. Juga didi kempot juga punya Ratusan lagu. Beliau beliau ini sangat sangat produktif dan fokus kuantitas. Ada yang dianggap kurang baik namun tidak kalah banyak karya mereka yang dianggap masterpiece. 

Cukup menarik dan saya rasa saya dan anda perlu juga untuk meniru beliau beliau dan fokus saja pada kuantitas dan improve terus apa yang telah kita kerjakan. Dan kesuksesan tentu akan menghampiri kita jika timing dan kesempatannya datang. 

Lalu apa yang saya lakukan, saya sudah membuat video youtube untuk bisnis saya di joyoalkes 341 video, video youtube untuk lembaga belajar saya (nantinya) di cumangitu 148 video. Apakah sia sia, saya rasa tidak. Jikalau youtube saya tidak berhasil namun secara individu saya tentu saja menjadi pribadi yang lebih baik daripada sebelum saya memproduksi 500 video tersebut spesifik dalam hal apa saja yang dibahas di youtube tersebut. 

Share:

Selasa, 21 Juni 2022

Desain yang Simpel dan Referensinya

Salah satu elemen penting yang perlu menjadi perhatian dalam membuat desain adalah simpel. Semua orang menyukai hal yang simpel. Tujuan dari desain itu sendiri adalah memecahkan masalah customernya. Masalahnya apa? ya tergantung dengan masalah apa yang mau dijawab. Dalam kontext steve jobs, steve jobs ingin menyampaikan tentang produk terbaru apple yakni iphone ditampilkan secara sederhana dan simpel iPhone : Apple reinvents the phone. yang mana kalimat singkat dan simpel itu sangat powerful sekali, bahkan kebanyakan orang pun mengiyakan kalimat ini. 

desain steve jobs

Contoh lain dari hal simpel juga bisa anda lihat di aplikasi chat yakni whatsapp, applikasi nya cukup to the point dan simpel sekali karena ini aplikasi chat ya isinya chat aja simpel, berbeda dengan beberapa chat app yang lain seperti LINE atau yang lain yang cukup ribet sebenarnya. apakah itu salah belum tentu, desain yang ada tersebut apakah memang sudah memecahkan masalah usernya atau tidak. Kalau LINE sedari awal memang di desain untuk bukan hanya chat messaging namun banyak fitur lainnya. Memang simpel adalah salah satu komponen desain, namun bukan satu satunya. Satu satunya yang sama dari semua desain adalah memiliki tujuan yang sama yakni memecahkan masalah. 

Di era yang seperti sekarang ini bahkan untuk membuat desain lebih mudah lagi, karena masing masing platform menyediakan guideline atau petunjuk mendesain di tiap platformnya, Ambil contoh anda ingin desain sebuah aplikasi android anda bisa membuka guideline material design dari google. Anda ingin desain sebuah aplikasi di platformya apple anda bisa cek Human interface guideline dari apple.

Hal ini tentu saja memudahkan kita sebagai desainer jika ingin mendesain  untuk kebutuhan produk di platform mereka. 

Share:

Senin, 20 Juni 2022

Riset Desain

Riset adalah proses yang sering kita dengar dalam tiap pekerjaan kita. Entah anda seorang freelancer, karyawan, dosen, mahasiswa bahkan seoarang pujangga yang sedang mencari cinta. Yang membedakan hanya obyek risetnya. Begitu juga dengan riset desain, Sebelum melakukan desain, riset adalah hal yang harus dilakukan terlebih dahulu. Riset tujuannya untuk menemukan masalah yang perlu solusi, solusinya dalam bentuk desain yang akan dibuat. Karena masalah ini dipunyai oleh customer anda, maka mengenali kustomer lebih jauh dan kontext permasalahannya akan menjadi sangat esensial dalam membuat desain tersebut. 
riset desain


Dari beberapa hal tersebut mulai dari mengenali kustomer dan permsalahannya kita lanjutkan agar kita bisa menghasilkan solusi dalam bentuk desain yang baik untuk anda sebagai desainer, untuk pemakai dan juga untuk kustomer anda sendiri. Riset ini penting agar hasil yang diraih sesuai dengan harapan semua orang dan pas. 

Dalam dunia freelancing saat klien meminta kita mengerjakan sesuatu pertama anda sebagai desainer harus tau siapa kustomernya, target audience dari desain yang dibuat siapa dan tujuan dari kustomer apa. karena hal itulah yang menjadikan desain kita secara estetik sesuai , secara fungsionalitas juga pas. 

  1. Mulai dari cari jawaban dari pertanyaan anda sendiri (Saat kita mau melakukan desain tentu banyak pertanyaan di benak kita) 
  2. Dapatkan feedback dari user, kadang kala feedback dari user tu sangat kita hindari atau males revisi, namun untuk menghasilkan design yang baik tentu kita harus banyak dapat feedback dan memperbaikinya.
  3. Tanyakan feedback tersebut di lingkungan mereka, supaya feedbacknya benar benar datang dari mereka sendiri

Share:

Minggu, 19 Juni 2022

Mendesain Perkara Mudah namun Susah

Banyak yang mengira degain grafis hanya soal tampilan atau visual, membuat cantik dan membuat estetik. Tapi sebenarnya desain itu tidak hanya soal hal tersebut. oke memang hal itu termasuk namun bukan hal yang utama. 

Desain ada dimana mana

Di Era yang seperti ini dimana kita dihadapkan oleh layar layar monitor untuk bekerja, layar hitam untuk kita chat atau bersosial media semua hanya layar dan layar. Tiap layar yang kita tatap atau kita lihat selalu ada unsur desain di dalamnya. Bahkan untuk anda yang bukan seorang desainer, anda akan selalu menemui desain dimanapun.

Setiap keputusan yang kita ambil, atau step step yang dilakukan saat mengelola masalah merupakan sebuah design desicion. Ketika kita membuat sebuah desain poster dengan target pembaca poster tersebut adalah para lansia tentu saja proses pembuatan desainnya tidak sama dengan poster untuk anak muda. Padahal mungkin desain lansia ini akan dianggap jelek untuk anak muda dan ternyata dianggap keren untuk para lansia. Penilaian untuk sebuah estetika sungguh sangat subyektif dan sangat berdasarkan dari sudut mana kita melihat. 

Maka dari itu membuat desain berdasarkan pengalaman, atau mempelajari kebiasaan dari pembaca atau orang yang akan memakai desain kita tersebut merupakan hal yang penting. Desain tidak hanya soal interface namun tentang experience juga. 

User Experience

Nah untuk anda yang suka membuat user interface user experience untuk kebutuhan aplikasi. tentu memikirkan pengalaman dari user sangat penting. Maka dari itu sering banget kita melihat User interface dan User Experience selalu berdampingan. Desain user interface selalu diharapkan menghasilkan user experience yang menyenangkan dan nyaman untuk user. juga memenuhi target atau keinginan dari pembuat aplikasi.
Desain mudah namun susah



Memahami, mendengarkan dan mengumpulkan informasi dari pelanggan kita merupakan hal yang pertama dilakukan sebelum membuat sebuah desain.  Anda harus tahu sosok penting dari pembuat NIKE AIR Jordan. Nike Air Jordan diniatkan mewakili dari pebasker michael jordan. Agar pembuat nike air jordan ini mengetahui tentang jordan dia harus banget kenal dengan michael jordan, mengambil soul atau ciri khas dari jordan dan diterapkan ke nike air jordan. Hal inilah yang diperlukan untuk membuat desain yaitu memahami, mendengarkan dan mengumpulkan informasi. 

Penting sekali untuk tidak langsung membuat desain. namun pahami dulu customer anda, dan mulai mendesain. 
Share:

Talk ?

galen.nolan1@gmail.comn> .

Dipersembahkan oleh

Labels

Blog Archive