Blog tentang perjalanan karir, bisnis dan pergulatan batin

Sabtu, 25 Mei 2013

12 prinsip animasi terbaru



1. Pose to Pose
Penentuan posisi gambar key animation dan inbetween adalah cara animator menentukan posisi gerak karakter dari posisi awal gerak, posisi gerak selanjutnya hingga pada posisi akhir gerak. Penentuan posisi-posisi gerak ini disebut sebagai key animation.
2. Timing
Suatu gambar dimungkinkan hidup dan bergerak, karena serangkaian gambar di mana terdapat suatu perubahan beruntun, dan bila diputar pada mesin proyektor dalam satuan waktu tertenru akan memperlihatkan suatu gerak dari gambar tersebut. Satuan waktu tersebut disebut dengan Timing.
3. Stretch & Squash
Gerak sebuah obyek agar terlihat hidup dan luwes dalam film animasi, khususnya film kartun, perlu ada sedikit sentuhan kelenturan agar tak terlihat kaku atau seperti sebuah benda tak berbobot. Stretch dan Squash merupakan prinsip animasi yang memberikan sentuhan kelenturan pada suatu benda tertentu sesuai dengan karakter materialnya, sehingga memberikan  kesan obyek tersebut memiliki bobo dan muatan tertentu bila sedang melakukan gerak animasi.
4. Anticipation
Suatu gerak ancang-ancang kerika hendak melakukan gerakan utama. seperti sistem kerja sebuah panah , bila hendak menembakkan anak panah melesat ke depan, perlu menarik busur panah ke belakang.
5. Secondary Action
Gerakan yang muncul dikarenakan adanya akibat suatu gaya dari gerakan atau aksi pertama sebuah obyek benda animasi, setelah gerak atau aksi pertama itu berhenti dengan tiba-tiba.
6. Follow Trough & Over Lapping Action
Prinsip ini melibatkan dua benda yang bisa saja sama atau berbeda namun saling berkaitan satu dengan yang lain, san bisa saling mempengaruhi salam setiap gerakannya.
7. Easy In & Easy Out
Prinsip animasi Easy in & Easy out merupakan suatu kaidah animasi yang berprinsip pada dasar hukum fisika yang berlaku berkaitan sekali dengan gerak animasi, agar tampak logis, wajar, berbobot, dan berkesan hidup pada saat ditonton.
8. Arch
Prinsip animasi Arch membuat gerak animasi karakter tampak menjadi luwes, dinamis, hidup, dan indah. Seperti gerakan menari, melompat, berayun , berbelok, atau gerakn memutar.
9. Exaggeration
Teknik yang mengdramatisasi adegan agar tampak lebih ekspresif dan komunikatif, meskipun gerakannya dibuat agak berlebihan bahkan sangat ekstrim.
10. Staging
Prinsip animasi staging  yaitu penentuan tata letak obyek gambar pada bidang (frame) gambar dengan format standar film atau televisi.
11. Appeal
Dalam mengatur komposisi staging suatu adegan cerita, posisi karakter tokoh perlu dipertimbangkan sebaik-baiknya, karena pada posisi tersebut dapat menyiratkan berbagai kesan dan pesan yang tersampaikan kepada penonton baik secara langsung maupun tidak langsung.
Kesan karakter yang akan disampaikan ini yang disebut dengan appeal posisi yang paling baik dan paling berkesan, baik dari jarak pengambilan gambar, dusut pengambilan gambar, ataupun dari gerak kameranya.
12. Personality
Karakter tokoh film animasi akan lebih kuat, bermakna, hidup , dan berkatakter apabila dipahami terlebih dahulu segala sesuatunya tentang karakter tersebut, seperti sifat fisik, sifat psikis, latar belakng ekonomi, sosial budaya, ataupun historisnya.
Penelusuran pemahaman karakter semacam ini disebut dengan personality.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Talk ?

galen.nolan1@gmail.comn> .

Dipersembahkan oleh

Labels

Blog Archive