Blog tentang perjalanan karir, bisnis dan pergulatan batin

Minggu, 20 Oktober 2019

Proses video editing apa aja


Berikut ini adalah proses video editing , alur yang kalian lakukan untuk belajar video editing bisa pake aplikasi apa aja .. proses nya sama aja 


1.       Cut to CUT
Secara harfiah, cut to cut diartikan sebagai potong dan potong. Ini adalah Teknik video editing yang paling dasar, Karena fungsi dari video editing adalah untuk memotong dan membuang bagian video yang tidak diperlukan, kemudian menyambung bagian-bagian video yang akan digunakan sehingga terangkai suatu visualisasi video yang harmonis.
2.       Keyframing
Keyraming adalah salah satu Teknik dasar dalam video editing yang cukup sering digunakan. Logikannya adalah dengan menambahkan satu atau beberapa keyframe yang mengatur parameter tertentu dari clip secara keseluruhan. Teknik ini sering digunakan untuk membuat visualisasi efek fade in dan fade out. Meskipun demikian, hamper semua video eddect dalam adobe premiere dapat mengadopsi Teknik keyframe.
3.       Transition
Transition dapat diartikan sebagai transisi atara 2 buah media entah itu audio, gambar dan video. Penggunaan transisi dimaksudkan agar peralihan visual dari clip satu ke clip lainnya berlangsung secara gradasional atau dengan menggunakan efek tertentu.
Adobe premiere memiliki cukup banyak transisi yg dapat digunakan untuk berkreasi membuat video sendiri. \
a.       3D Motion (cube spin curtain doors, flip over, fold up, spin, spin away, swing in, swing out tumble away)
b.       Dissolve terdiri dari beberapa transisi yang menampilkan efek transisi dissolve. Transisi-transisi yang tergabung dalam kelompok ini cross dissolve, dip to black, dither dissolve, non-additive dissolve dan random invert)
4.       Video Effects
Adobe premiere pro melampirkan cukup banyak video effect yang dapat digunakan secara bebas untuk menghasilkan efek visual yang menarik. Video effect dalam adobe premiere mempunyai beberapa parameter yg dapat diatur nilai intensitasnya sehingga diharapkan tidak menghambat kreativitas editor. Masing-masing video effects mempunyai parameter-parameter yang berbeda, tergantung dari efek apa yang digunakna.
a.       Adjust
Video effect yang termasuk dalam kelompok ini dugnakan untuk mengubah nuansa warna clip video. Misalnya untuk membuat efek hitam putih atau muntuk mengatur brightness dan contrast dari suatu clip
b.       Blur & Sharpen
Video effect yang termasuk dalam kelompok ini digunakan untuk memberikan efek blur pada clip video.
c.       Keying
Video effect yang tergabung dalam kelompok ini digunakan untuk mengatur transparansi pada vlip video yang disusun bertumpuk.
d.       Distort (Bend, Lens Distortion, Ripple)
Video effect yang tergabung dalam kelompok ini digunakan untuk memberikan efek visualisasi seolah -olah clip video terdistorsi sesuai dengan effek yang diaplikasikan
e.       Perspective
Video effect yang tergabung dalam kelompok ini digunakan untuk efek visualisasi seolah -olah clip video berada dalam ruang perspektif
f.        jj
5.       Compositing
6.       Titling
Sebuah terminology dalam video editing yang bisa diartikan menambahkan title ke dalam tampilan movie, Aplikasi penggunaan titling yang paling sering adalah untuk membuat credit title atau menambahkan keterangan pada movide yang sedang berjalan.
Sebagai salah satu software yang terkemuka untuk keperluan digital video editing, adobe premiere menyediakan fasilitas titling yang langsung terintegrasi dan melampirkan berbagai default desain. Jka menguasai desain grafis dengan menggunakan adobe photoshop , anda dapat merancang sendiri titling dengan lebih bebas tanpa mengambah kreativitas desain.
7.       Rendering
Proses akhir dalam digital video editing yang sama sekali tidak bisa diabaikan adalah mengekspor hasil editing menjadi sebuah final movie. Parameter pertama yang harus diperhatikan sebelum mengeskspor video adalah untuk keperluan apa final movie yang akan dihasilkan.


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Talk ?

galen.nolan1@gmail.comn> .

Dipersembahkan oleh

Labels

Blog Archive